Alasan 3 Negara Ini Tolak Gabung dengan BRICS
Rabu, 21 Mei 2025 - 19:05 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini semakin memperjelas alasan penolakan Argentina terhadap BRICS, yang dianggap tidak sejalan dengan strategi ekonominya saat ini.
Baca Juga: Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa Meksiko tidak akan menjadi bagian dari aliansi BRICS. Presiden Andrés Manuel López Obrador (AMLO) sebelumnya juga telah menegaskan hal serupa pada Agustus 2023.
Ia menekankan bahwa Meksiko lebih memprioritaskan persatuan di kawasan Amerika Utara dan benua Amerika secara keseluruhan. Alasannya mencakup faktor lingkungan, ekonomi, dan geopolitik yang membuat BRICS bukan pilihan strategis bagi negaranya.
BRICS sendiri awalnya dibentuk sebagai wadah kerja sama bagi negara-negara berkembang besar, seperti Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Pada 2023, kelompok ini memperluas keanggotaan dengan mengundang Mesir, Ethiopia, Iran, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Namun, Meksiko memilih untuk tetap independen dan tidak terlibat dalam blok ekonomi tersebut.
Kerajaan ini membutuhkan dukungan AS dan sekutu Barat lainnya untuk mewujudkan Visi 2030, agenda pembangunan ekonominya. Bergabung dengan BRICS justru dianggap dapat mengganggu hubungan strategis ini.
Baca Juga: Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
2. Meksiko
Meksiko secara tegas menyatakan tidak pernah berminat bergabung dengan BRICS. Melalui akun resmi Kementerian Luar Negeri di platform X, pemerintah Meksiko menjelaskan bahwa mereka tetap memantau perkembangan blok tersebut, tetapi fokus pada kerja sama ekonomi bilateral dengan negara-negara anggotanya.Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa Meksiko tidak akan menjadi bagian dari aliansi BRICS. Presiden Andrés Manuel López Obrador (AMLO) sebelumnya juga telah menegaskan hal serupa pada Agustus 2023.
Ia menekankan bahwa Meksiko lebih memprioritaskan persatuan di kawasan Amerika Utara dan benua Amerika secara keseluruhan. Alasannya mencakup faktor lingkungan, ekonomi, dan geopolitik yang membuat BRICS bukan pilihan strategis bagi negaranya.
BRICS sendiri awalnya dibentuk sebagai wadah kerja sama bagi negara-negara berkembang besar, seperti Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Pada 2023, kelompok ini memperluas keanggotaan dengan mengundang Mesir, Ethiopia, Iran, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi. Namun, Meksiko memilih untuk tetap independen dan tidak terlibat dalam blok ekonomi tersebut.
3. Arab Saudi
Arab Saudi sempat menjadi salah satu negara yang diundang bergabung dengan BRICS, tetapi akhirnya menolak tawaran tersebut. Salah satu alasan utamanya adalah hubungan bisnis yang kuat dengan Amerika Serikat (AS).Kerajaan ini membutuhkan dukungan AS dan sekutu Barat lainnya untuk mewujudkan Visi 2030, agenda pembangunan ekonominya. Bergabung dengan BRICS justru dianggap dapat mengganggu hubungan strategis ini.
Lihat Juga :