Inggris, Prancis, Kanada Ancam Israel Jika Tak Berhenti Serang Gaza
Selasa, 20 Mei 2025 - 07:31 WIB
loading...
A
A
A
"Kami selalu mendukung hak Israel untuk membela warga Israel dari terorisme. Namun, eskalasi ini sama sekali tidak proporsional," kata ketiga pemimpin Barat tersebut dalam pernyataan bersama, seraya menambahkan bahwa mereka tidak akan tinggal diam sementara pemerintah Netanyahu melakukan "tindakan mengerikan ini."
Mereka juga menyatakan dukungannya terhadap upaya yang dipimpin oleh Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir untuk gencatan senjata segera di Gaza, dan mengatakan mereka berkomitmen untuk mengakui Negara Palestina sebagai kontribusi untuk mencapai solusi dua negara.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengatakan sedikit makanan yang masuk ke Jalur Gaza tidak akan sampai ke Hamas. Israel, kata dia, juga akan menghancurkan semua yang tersisa di Gaza.
Dia menggambarkan wilayah itu sebagai "satu kota teror besar". Menurutnya, warga sipil Gaza akan dipindahkan dari zona pertempuran ke negara ketiga.
"Yang paling sedikit akan sampai ke penduduk—hanya agar dunia tidak menghentikan kami dan menuduh kami melakukan kejahatan perang," katanya.
"Yang akan masuk dalam beberapa hari mendatang sangat sedikit: beberapa toko roti yang mendistribusikan roti pita kepada orang-orang, dan dapur umum yang menyediakan satu porsi makanan matang setiap hari," paparnya.
Warga sipil, katanya, akan menerima satu pita dan sepiring makanan. "Itu saja," ujarnya.
Mereka juga menyatakan dukungannya terhadap upaya yang dipimpin oleh Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir untuk gencatan senjata segera di Gaza, dan mengatakan mereka berkomitmen untuk mengakui Negara Palestina sebagai kontribusi untuk mencapai solusi dua negara.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich mengatakan sedikit makanan yang masuk ke Jalur Gaza tidak akan sampai ke Hamas. Israel, kata dia, juga akan menghancurkan semua yang tersisa di Gaza.
Dia menggambarkan wilayah itu sebagai "satu kota teror besar". Menurutnya, warga sipil Gaza akan dipindahkan dari zona pertempuran ke negara ketiga.
"Yang paling sedikit akan sampai ke penduduk—hanya agar dunia tidak menghentikan kami dan menuduh kami melakukan kejahatan perang," katanya.
"Yang akan masuk dalam beberapa hari mendatang sangat sedikit: beberapa toko roti yang mendistribusikan roti pita kepada orang-orang, dan dapur umum yang menyediakan satu porsi makanan matang setiap hari," paparnya.
Warga sipil, katanya, akan menerima satu pita dan sepiring makanan. "Itu saja," ujarnya.
Lihat Juga :