Adu Anggota Tim Delegasi Rusia vs Ukraina dalam Perundingan Damai di Istanbul

Senin, 19 Mei 2025 - 18:34 WIB
loading...
A A A
Namanya juga dikenal sebagai penghubung Rusia dengan mitra non-Barat seperti Myanmar, Mesir, Korea Utara, dan Iran. Membawa perspektif militer, Fomin dalam perundingan kali ini banyak mendukung tuntutan Rusia untuk demiliterisasi Ukraina dan pengakuan atas wilayah yang dianeksasi.

-Mikhail Galuzin

Galuzin adalah Wakil Menteri Luar Negeri Rusia. Ia juga dikenal sebagai diplomat berpengalaman dengan penguasaan bahasa Jepang.

Selain itu, Galuzin pernah menjadi duta besar Rusia untuk Indonesia dan Jepang. Berbekal pengalamannya, ia dianggap sebagai wajah diplomasi Rusia yang lebih halus dibandingkan anggota lain.

-Igor Kostyukov

Anggota delegasi Rusia lainnya adalah Igor Kostyukov. Ia merupakan kepala GRU, badan intelijen militer Rusia yang telah berada di balik beberapa operasi rahasia Moskow.

Kostyukov pernah dikenai sanksi di AS atas dugaan perannya dalam mencampuri pemilihan presiden tahun 2016. Selain itu, ia juga dianggap bertanggung jawab atas kasus peracunan mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal di Salisbury pada tahun 2018.

Baca Juga: Senjata dari Ukraina Akan Banjiri Eropa Jika Perang Berakhir

2. Delegasi Ukraina

-Rustem Umerov (Kepala Delegasi)

Umerov adalah Menteri Pertahanan Ukraina yang berasal dari keluarga Tatar Krimea yang terkena dampak aneksasi pada 2014. Dikenal sebagai negosiator yang tenang dan kuat, ia diangkat pada September 2023 setelah kasus korupsi di kementerian.

Sebagai seorang penutur bahasa Turki yang fasih dan penganut agama Islam, Umerov telah memainkan peran penting dalam upaya Kyiv menggalang dukungan internasional bagi pengembalian Krimea. Ia mengumumkan kesepakatan pertukaran 1.000 tahanan perang dengan Rusia, menandai hasil konkret pertama dari perundingan.

-Andriy Hnatov

Hnatov adalah Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina yang baru diangkat pada Maret 2025. Ia punya pengalaman sebagai veteran marinir yang menolak membelot ke Rusia selama aneksasi Krimea 2014.

-Andriy Yermak

Andriy Yermak adalah kepala staf kepresidenan Ukraina. Ia menjadi orang kepercayaan dekat Zelensky.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Breaking News!AS Kembali...
Breaking News!AS Kembali Bombardir Iran Besar-besaran, Tentara dan Warga Tewas
Trump Sebut AS Akan...
Trump Sebut AS Akan Ambil Alih Selat Hormuz, Bakal Pungut Bayaran
Rekomendasi
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Skuad Prancis Jadi Korban...
Skuad Prancis Jadi Korban Rasisme di Piala Dunia 2026, Bek Spanyol Meradang
Berita Terkini
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Infografis
Fenomena di Kuwait:...
Fenomena di Kuwait: 34 Menit Menikah vs 75 Menit Perceraian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved