Trump Dikabarkan Akan Mengakui Palestina saat Berkunjung ke Arab Saudi

Minggu, 11 Mei 2025 - 23:57 WIB
loading...
A A A
"Saya tidak berharap ini tentang Palestina. Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Raja Abdullah II dari Yordania tidak diundang. Mereka adalah dua negara yang paling dekat dengan Palestina, dan penting bagi mereka untuk hadir di acara seperti ini," ungkap sumber itu.

Sementara itu, Ahmed Al-Ibrahim, mantan diplomat Teluk, mengatakan kepada The Media Line, “Saya tidak berharap ini tentang Palestina. Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi dan Raja Abdullah II dari Yordania tidak diundang. Mereka adalah dua negara yang paling dekat dengan Palestina, dan penting bagi mereka untuk hadir di acara seperti ini.”

Al-Ibrahim juga mengatakan, “Akan ada kesepakatan besar yang akan datang, mungkin mirip dengan apa yang terjadi pada pertemuan puncak Teluk-AS 2017, dengan kesepakatan Saudi senilai lebih dari USD400 miliar. Jangan lupa bahwa UEA mengumumkan investasi di AS senilai lebih dari USD1 triliun, dan Arab Saudi mengumumkan investasi senilai lebih dari USD600 miliar.”

Ia melanjutkan, “Hal ini jelas karena Presiden Donald Trump bermaksud mengunjungi UEA dan Qatar setelah mengakhiri kunjungannya ke Arab Saudi. Kedua negara ini merupakan negara ekonomi penting dengan sumber daya keuangan yang signifikan dan investasi besar di Amerika Serikat.”

Hal ini terkait dengan kesepakatan ekonomi besar yang akan terjadi di Kerajaan Arab Saudi. Mungkin Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan hal ini ketika ia memberi tahu rakyat Amerika untuk 'membeli saham sekarang, sebelum pengumuman besarnya dalam dua hari ke depan.'

Ahmed Boushouki, seorang analis politik Saudi, mengatakan kepada The Media Line, "Ini tentang kesepakatan ekonomi besar yang akan terjadi di Kerajaan Arab Saudi. Mungkin Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan hal ini ketika ia memberi tahu rakyat Amerika untuk 'membeli saham sekarang, sebelum pengumuman besarnya dalam dua hari ke depan.'"

Mengenai berita tentang kerja sama nuklir damai AS-Saudi untuk menghasilkan listrik di Arab Saudi, Boushouki mengatakan, "Arab Saudi telah mengumumkan program tersebut sejak 2010, dan telah dibahas beberapa kali sebelumnya. Perusahaan-perusahaan internasional sekarang bekerja untuk melaksanakan proyek-proyek ini di Arab Saudi."

Rencana saat ini sedang berlangsung di Arab Saudi untuk membangun reaktor nuklir pertama kerajaan itu, dengan beberapa perusahaan internasional bersaing untuk merancang dan membangun reaktor tersebut. Sementara itu, negara Teluk tetangga, Uni Emirat Arab, telah memiliki reaktor Barakah dan merupakan satu-satunya negara Arab yang memiliki pembangkit listrik tenaga nuklir empat reaktor, yang bekerja sama dengan perusahaan Korea.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved