Trump Dikabarkan Akan Mengakui Palestina saat Berkunjung ke Arab Saudi

Minggu, 11 Mei 2025 - 23:57 WIB
loading...
A A A
Melansir RT, laporan tersebut muncul di tengah spekulasi atas pernyataan yang dibuat Trump awal bulan ini selama pertemuan dengan Perdana Menteri Kanada Mark Carney ketika ia berulang kali menggoda "pengumuman yang sangat, sangat besar tentang subjek tertentu" yang ia rencanakan untuk dibuat sebelum atau selama perjalanannya yang akan datang ke Timur Tengah.

Meskipun ia tidak menyebutkan secara spesifik apa yang akan dicantumkan dalam pengumuman tersebut, ia mengatakan bahwa itu akan "sangat positif." Beberapa pengamat berpendapat bahwa itu dapat merujuk pada konflik Israel-Palestina.

Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee membantah bahwa AS berencana untuk mengakui Palestina, dan menegur Jerusalem Post, yang mengutip laporan Media Line, karena mempercayai sumber yang tidak diverifikasi.

"Jerusalem Post membutuhkan sumber yang lebih baik daripada 'sumber' yang tidak disebutkan namanya ini... Laporan ini tidak masuk akal. @Israel tidak memiliki teman yang lebih baik daripada @POTUS!" tulisnya di X pada hari Sabtu.

Trump sebelumnya tidak pernah menyatakan niat untuk mengakui Palestina. Selama masa jabatan pertamanya, ia mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, meskipun Palestina mengklaim Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara masa depan berdasarkan perjanjian damai Israel-Palestina tahun 1993.

Namun, selama masa jabatannya saat ini, Trump telah terlibat dalam upaya mediasi untuk mencapai resolusi yang langgeng atas konflik tersebut. Sementara kedua belah pihak mencapai gencatan senjata pada bulan Januari, Israel melanjutkan operasinya terhadap Hamas pada awal musim semi ini.

Awal minggu ini, ia mengisyaratkan akan segera ada pengumuman mengenai usulan gencatan senjata baru di Gaza, dengan mengatakan bahwa “ada banyak pembicaraan mengenai Gaza saat ini.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved