5 Fakta Viralnya Foto AI Donald Trump sebagai Paus, Netizen Sebut Anti Kristus
Selasa, 06 Mei 2025 - 17:57 WIB
loading...
A
A
A
Timing ini dianggap sensitif oleh banyak umat Katolik, sehingga memicu kecaman luas. Beberapa pihak bahkan menyebutnya sebagai penghinaan terhadap iman.
Sebelum unggahan foto itu, Trump memang bercanda kepada wartawan saat menyebut ingin menjadi Paus berikut. Candaan itu dilontarkan ketika ditanya siapa yang diharapkan menggantikan Paus Fransiskus.
“Saya ingin menjadi Paus, itu pilihan nomor satu saya,” ucap Trump.
Selain itu, Trump melanjutkan dengan mengatakan bahwa dia tidak memiliki preferensi, tetapi mengatakan ada seorang kardinal di New York yang dia sebut "sangat baik".
Dari situ, ia tampaknya merujuk pada Uskup Agung New York Timothy Dolan, seorang konservatif teologis dan sangat menentang aborsi.
Foto AI Trump sebagai Paus memicu kemarahan global, terutama di kalangan umat Katolik. Salah satunya datang dari Konferensi Katolik Negara Bagian New York. Menulis di X, pihaknya menyebut Trump mengolok-olok iman mereka.
Kemudian, eks Perdana Menteri Italia Matteo Renzi juga menyebut unggahan itu menghina lembaga suci, terutama karena dilakukan di tengah masa berkabung.
Beberapa netizen ekstrem bahkan berspekulasi tindakan Trump mencerminkan agenda “Anti Kristus” yang bertentangan dengan nilai-nilai Kristen.
Viralnya foto AI Trump sebagai Paus memicu reaksi beragam dari netizen di jagat maya. Sebagian menganggap unggahan Trump sebagai lelucon atau strategi politik untuk mencuri perhatian.
2. Trump Sempat Bercanda Ingin Jadi Paus
Sebelum unggahan foto itu, Trump memang bercanda kepada wartawan saat menyebut ingin menjadi Paus berikut. Candaan itu dilontarkan ketika ditanya siapa yang diharapkan menggantikan Paus Fransiskus.
“Saya ingin menjadi Paus, itu pilihan nomor satu saya,” ucap Trump.
Selain itu, Trump melanjutkan dengan mengatakan bahwa dia tidak memiliki preferensi, tetapi mengatakan ada seorang kardinal di New York yang dia sebut "sangat baik".
Dari situ, ia tampaknya merujuk pada Uskup Agung New York Timothy Dolan, seorang konservatif teologis dan sangat menentang aborsi.
3. Mendapat Reaksi Keras dari Umat Katolik dan Dunia Internasional
Foto AI Trump sebagai Paus memicu kemarahan global, terutama di kalangan umat Katolik. Salah satunya datang dari Konferensi Katolik Negara Bagian New York. Menulis di X, pihaknya menyebut Trump mengolok-olok iman mereka.
Kemudian, eks Perdana Menteri Italia Matteo Renzi juga menyebut unggahan itu menghina lembaga suci, terutama karena dilakukan di tengah masa berkabung.
Beberapa netizen ekstrem bahkan berspekulasi tindakan Trump mencerminkan agenda “Anti Kristus” yang bertentangan dengan nilai-nilai Kristen.
4. Memicu Komentar Menohok dari Netizen
Viralnya foto AI Trump sebagai Paus memicu reaksi beragam dari netizen di jagat maya. Sebagian menganggap unggahan Trump sebagai lelucon atau strategi politik untuk mencuri perhatian.
Lihat Juga :