Setelah Ancam Hancurkan Pangkalan AS dengan Rudal Qassem Basir, Iran Bantah Bantu Houthi
Senin, 05 Mei 2025 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian di platform media sosial X, Netanyahu mengatakan Israel juga akan menanggapi Iran di "waktu dan tempat yang kami pilih."
Menanggapi ancaman ini, Iran pada hari Senin memperingatkan akan membalas setiap serangan terhadap wilayahnya.
Baca Juga: Kabinet Israel Sepakati Serangan Luas ke Gaza
"Iran menggarisbawahi tekadnya yang kuat... untuk mempertahankan diri," kata pernyataan kementerian luar negeri, memperingatkan Israel dan Amerika Serikat tentang "konsekuensinya."
Kelompok Houthi merupakan bagian dari “poros perlawanan” Iran terhadap Israel dan Amerika Serikat, yang menampilkan diri sebagai pembela warga Palestina di Jalur Gaza.
Sebelumnya, Menteri pertahanan Iran Aziz Nasirzadeh memperingatkan bahwa Teheran akan membalas setiap tindakan militer AS dengan menargetkan pangkalan Amerika di Timur Tengah.
"Jika kami diserang – jika perang dipaksakan kepada kami – kami akan merespons dengan tegas. Kami akan menargetkan kepentingan dan pangkalan mereka," kata Aziz Nasirzadeh dalam sebuah wawancara dengan TV pemerintah, dilansir Al Arabiya.
Menanggapi ancaman ini, Iran pada hari Senin memperingatkan akan membalas setiap serangan terhadap wilayahnya.
Baca Juga: Kabinet Israel Sepakati Serangan Luas ke Gaza
"Iran menggarisbawahi tekadnya yang kuat... untuk mempertahankan diri," kata pernyataan kementerian luar negeri, memperingatkan Israel dan Amerika Serikat tentang "konsekuensinya."
Kelompok Houthi merupakan bagian dari “poros perlawanan” Iran terhadap Israel dan Amerika Serikat, yang menampilkan diri sebagai pembela warga Palestina di Jalur Gaza.
Sebelumnya, Menteri pertahanan Iran Aziz Nasirzadeh memperingatkan bahwa Teheran akan membalas setiap tindakan militer AS dengan menargetkan pangkalan Amerika di Timur Tengah.
"Jika kami diserang – jika perang dipaksakan kepada kami – kami akan merespons dengan tegas. Kami akan menargetkan kepentingan dan pangkalan mereka," kata Aziz Nasirzadeh dalam sebuah wawancara dengan TV pemerintah, dilansir Al Arabiya.
Lihat Juga :