Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Melawan Rusia

Senin, 05 Mei 2025 - 10:35 WIB
loading...
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina mengharapkan 3 juta peluru artileri dari sekutunya untuk perang melawan Rusia. Foto/via Pravda
A A A
PRAHA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Kyiv telah mengharapkan pasokan 3 juta peluru artileri dari sekutu Kyiv untuk perang melawan Rusia.

"Jika Ukraina kuat, perang akan berakhir," kata Zelensky kepada wartawan di Praha bersama Presiden Ceko Petr Pavel.

Zelensky dan Ibu Negara Olena Zelenska tiba di Republik Ceko pada Minggu untuk kunjungan resmi.

Prakarsa amunisi Ceko akan mengirimkan hingga 1,8 juta peluru artileri ke Ukraina pada akhir tahun 2025, kata Pavel saat kunjungan tersebut.

Baca Juga: Putin: Rusia Berdiri Sendiri Melawan Barat

"Rusia harus tahu bahwa kami mengharapkan tiga juta peluru artileri dari sekutu kami. Tidak hanya Korea Utara yang mampu membantu dalam perang, kami memiliki sekutu yang membantu Ukraina," kata Zelensky.

Rusia telah dibantu Korea Utara saat merebut kembali wilayah Kursk yang dikuasai pasukan Ukraina.

Korea Utara juga mengonfirmasi bahwa mereka telah mengirim pasukan untuk bertempur bersama pasukan Rusia di Kursk.

Zelensky memperingatkan Moskow bahwa ada aliran bantuan militer lain selain prakarsa amunisi Ceko untuk membantu Ukraina menangkis invasi Rusia.

Prakarsa Ceko diluncurkan tahun lalu untuk mengatasi kekurangan peluru Ukraina di tengah keterlambatan bantuan militer Amerika Serikat pada awal tahun 2024.

"Memaksa Rusia untuk melakukan gencatan senjata penuh tanpa syarat, terutama karena itu adalah usulan dari Amerika Serikat dan kami mendukungnya, juga merupakan tugas prioritas," kata Zelensky.

Menurut laporan Kyiv Independent, Senin (5/5/2025), Kremlin telah menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka tidak mau melanjutkan perjanjian damai dengan Ukraina. Pihak berwenang Rusia telah mencantumkan tuntutan maksimalis dalam negosiasi gencatan senjata yang ditengahi oleh Amerika Serikat.

Ukraina telah menyetujui gencatan senjata penuh selama 30 hari yang diusulkan AS, dengan mengatakan pada 11 Maret bahwa Kyiv siap jika Rusia juga menyetujui persyaratannya. Sejauh ini, Moskow telah menolak.

Zelensky telah berulang kali menyerukan gencatan senjata selama 30 hari, dengan mengatakan pada 23 April bahwa Ukraina bersikeras pada "gencatan senjata segera, penuh, dan tanpa syarat."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved