Pemilu Australia Digelar dalam Bayang-bayang Kebijakan Donald Trump

Sabtu, 03 Mei 2025 - 18:35 WIB
loading...
A A A
Kedua partai mengatakan mereka akan mempermudah pembeli rumah pertama kali, baik dengan memotong ukuran setoran minimum, atau menawarkan pengurangan pajak atas pembayaran hipotek – kedua langkah tersebut menurut para analis kemungkinan akan menaikkan harga rumah.

Tahun ini, untuk pertama kalinya, pemilih muda akan lebih banyak jumlahnya daripada pemilih yang lebih tua dan analis memperkirakan mereka akan memperpanjang kemunduran sistem dua partai dengan lebih banyak suara untuk partai kecil dan independen.

Persaingan ketat untuk pemilih muda telah terjadi di media sosial, membuat pemilihan ini "sangat berbeda" dari sebelumnya, kata Andrea Carson, seorang profesor komunikasi politik di Universitas La Trobe di Melbourne.

"Instagram dan TikTok benar-benar mengambil alih sebagian ruang yang ditempati oleh Facebook," kata Carson.

Namun, kurangnya peraturan yang mengharuskan kebenaran dalam iklan politik telah memungkinkan partai politik, serta juru kampanye pihak ketiga, untuk mengatakan apa pun yang mereka suka tentang pesaing mereka.

Banyak daerah pemilihan, seperti Wentworth yang diperebutkan dengan sengit di timur Sydney, telah melihat banjir selebaran dan tanda yang mendorong serangan pribadi terhadap kandidat.

Komisi Pemilihan Umum Australia menyatakan pada bulan April bahwa mereka "tidak dapat, dan tidak pernah mampu, mengatur kebenaran." Para komentator akan mengamati tahun ini untuk melihat apakah lebih banyak kursi diberikan kepada apa yang disebut kandidat Teal, kandidat independen yang didukung oleh dana yang dikumpulkan melalui kelompok kampanye Climate 200.

Teal menjadi pembicaraan dalam pemilihan terakhir tiga tahun lalu, ketika warga Australia menyingkirkan Koalisi Liberal-Nasional setelah sembilan tahun berkuasa, dalam pemungutan suara yang dijuluki "pemilihan iklim" Australia. Tahun ini, 35 kandidat bersaing sebagai kandidat independen dengan tujuan bersama untuk mempromosikan integritas, kesetaraan gender, dan aksi iklim yang lebih besar.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Wow, Jepang Akan Uji...
Wow, Jepang Akan Uji Coba Penambangan Mineral Tanah Jarang 6 Km di Bawah Laut
Rekomendasi
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Berita Terkini
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved