Israel Panggil Pasukan Cadangan untuk Invasi Gaza dalam Skala Besar

Sabtu, 03 Mei 2025 - 15:31 WIB
loading...
A A A
Ketegangan meningkat lebih lanjut kemarin ketika Netanyahu menyatakan bahwa mengusir Hamas dari Gaza merupakan prioritas yang lebih tinggi daripada menyelamatkan tawanan Israel. Pernyataan ini memicu kemarahan di antara keluarga tawanan, yang telah mendesak pemerintah untuk memprioritaskan pembebasan mereka bahkan jika itu berarti menghentikan perang.

Pada tanggal 21 April, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich juga membuat marah keluarga dengan mengatakan bahwa membebaskan tawanan "bukanlah tujuan yang paling penting."

Sementara itu, lebih dari 9.900 warga Palestina saat ini dipenjara di penjara-penjara Israel, di mana mereka menderita penyiksaan, kelaparan, dan pengabaian medis, yang menyebabkan banyak kematian, menurut kelompok hak asasi Palestina dan Israel.

Saat Israel mengancam akan memperluas serangannya, militer bergulat dengan kekurangan pasukan yang parah.

Kepala Staf Eyal Zamir telah memperingatkan bahwa tentara tidak dapat menjalankan misinya tanpa bala bantuan substansial dari pasukan cadangan.

Di tengah apa yang digambarkan sebagai "penipisan kekuatan yang parah," Zamir telah menyerukan untuk mengenakan "sanksi perdata pada penghindar wajib militer," yang merujuk pada pengecualian yang meluas bagi kaum Yahudi ultra-Ortodoks (Haredim) dari dinas militer.

Menurut harian tersebut, militer diharapkan akan mengeluarkan sekitar 24.000 pemberitahuan wajib militer awal kepada pemuda Haredi pada akhir Juni.

Namun, hanya sekitar 300 dari perintah wajib militer ini yang telah diproses secara resmi, dan penegakannya lemah karena kebijakan pemerintah Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
4 Dalih Israel Mendesak...
4 Dalih Israel Mendesak AS Blokir Penjualan F-35 ke Turki, Bisa Jadi Ancaman Zionis
Israel Terusik, Netanyahu...
Israel Terusik, Netanyahu Desak AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Iran Ancam Beri Balasan...
Iran Ancam Beri Balasan Atas Serangan AS, IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-9
Trump Ancam Serang Lagi,...
Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz
Rekomendasi
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
Meta Blokir Fungsi Kamera...
Meta Blokir Fungsi Kamera Kacamata Pintar Jika Lampu Privasi Terhalang
Berita Terkini
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved