Siapa Scott Bessent, Menkeu Gay AS yang Resmikan Penjualan Logam Jarang Ukraina ke AS?

Jum'at, 02 Mei 2025 - 16:00 WIB
loading...
A A A
Ia kemudian kembali ke Soros Fund Management sebagai Chief Investment Officer dari tahun 2011 hingga 2015.

Pada tahun 2015, Bessent mendirikan Key Square Capital Management, perusahaan investasi global yang fokus pada strategi makro.

Perjalanan Politik dan Penunjukan sebagai Menteri Keuangan


Awalnya, Bessent dikenal sebagai pendukung Partai Demokrat, dengan catatan donasi untuk kampanye Al Gore pada tahun 2000 dan Barack Obama pada tahun 2008.

Namun, seiring waktu, ia mulai mendukung Partai Republik, termasuk memberikan donasi sebesar USD1 juta untuk komite pelantikan Presiden Donald Trump pada tahun 2017.

Pada pemilihan presiden 2024, Bessent menjadi salah satu pendukung utama kampanye Trump, mengadakan penggalangan dana yang berhasil mengumpulkan jutaan dolar.

Pada 22 November 2024, Presiden terpilih Donald Trump mengumumkan niatnya menunjuk Bessent sebagai Menteri Keuangan.

Setelah proses konfirmasi oleh Senat, Bessent resmi menjabat pada 28 Januari 2025. Ia menjadi Menteri Keuangan pertama yang secara terbuka mengidentifikasi dirinya sebagai gay dalam sejarah Amerika Serikat.

Peran dalam Perjanjian Mineral antara AS dan Ukraina


Pada 30 April 2025, Scott Bessent menandatangani perjanjian penting dengan Ukraina yang memberikan akses kepada Amerika Serikat terhadap sumber daya mineral strategis Ukraina, termasuk logam tanah jarang, titanium, litium, dan uranium.

Perjanjian ini juga mencakup pembentukan Dana Investasi Rekonstruksi Bersama yang dikelola secara setara oleh kedua negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Banjir Hancurkan Peternakan,...
Banjir Hancurkan Peternakan, Lepaskan Hampir 900 Ular Termasuk Kobra ke Permukiman
Gempur Yordania, Iran...
Gempur Yordania, Iran Klaim Hancurkan Beberapa Drone MQ-9 dan Hanggar Jet Tempur AS
Rekomendasi
PPATK Siap Bantu Lacak...
PPATK Siap Bantu Lacak Aliran Uang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
PK Ditolak JPU, Ini...
PK Ditolak JPU, Ini Tanggapan Menohok Nikita Mirzani
TUKS Petrokimia Gresik...
TUKS Petrokimia Gresik Raih Predikat Pelabuhan Terbaik Nasional
Berita Terkini
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved