Israel Dilanda Kebakaran Hebat, Zionis Umumkan Keadaan Darurat dan Minta Bantuan Dunia

Kamis, 01 Mei 2025 - 09:07 WIB
loading...
Israel Dilanda Kebakaran...
Kebakaran hebat melanda kawasan hutan di Israel bagian tengah di dekat Yerusalem. Rezim Zionis Israel umumkan keadaan darurat dan meminta bantuan komunitas internasional. Foto/Screenshot video Times of Israel
A A A
TEL AVIV - Kebakaran hebat melanda kawasan hutan di Israel bagian tengah di dekat Yerusalem. Rezim Zionis Israel pada Rabu mengumumkan keadaan darurat dan meminta bantuan komunitas internasional.

Kondisi kering dan berangin telah memperparah kobaran api, yang telah memaksa evakuasi sejumlah komunitas di dekat Yerusalem dan menutup jalan raya utama antara Yerusalem dan Tel Aviv.

Video-video yang dibagikan di media sosial menunjukkan api berkobar di sepanjang tepi Jalan Raya 1, yang menghubungkan Tel Aviv dan Yerusalem, membuat pengendara tidak punya pilihan selain meninggalkan mobil mereka dan berlari menyelamatkan diri.

Baca Juga: Hotel di Jepang Minta Turis Israel Tandatangani Pernyataan Tidak Terlibat Kejahatan Perang

Beberapa terlihat menumpang di belakang truk derek yang melaju melewati daerah tersebut.

Penduduk setempat telah dievakuasi dari sejumlah masyarakat di Perbukitan Yerusalem, termasuk kota Neve Shalom, Mevo Horon, dan Eshtaol.

Sebuah helikopter menjatuhkan air ke api besar dengan asap hitam mengepul, terlihat dari jalan raya.

Pemerintah Israel mengatakan telah meminta bantuan Yunani, Siprus, Kroasia, Italia, dan Bulgaria untuk memerangi kebakaran, dan mengatakan bantuan diharapkan mulai berdatangan pada Kamis (1/5/2025) waktu setempat.

Media Israel melaporkan dua wanita hamil dan dua bayi termasuk di antara 13 orang yang dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan akibat menghirup asap dan luka bakar.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan tim pencarian dan penyelamatan telah bergabung dengan polisi dan pemadam kebakaran Israel di daerah tersebut, membantu memerangi kebakaran dan mengevakuasi penduduk.

Pesawat militer juga bergabung dalam upaya pemadaman kebakaran.

"Saya menyatakan dukungan penuh saya kepada petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat yang berjaga di negara kita dan bekerja sama dengan IDF, otoritas setempat, dan semua lembaga terkait dalam upaya luas untuk menahan kebakaran hebat dan dahsyat di wilayah Yerusalem, dan memastikan keselamatan penduduk setempat," kata Presiden Israel Isaac Herzog di X.

"Saya berterima kasih kepada negara-negara yang telah membantu Israel pada saat kritis ini dan mengirimkan kekuatan kepada mereka yang dievakuasi dari rumah mereka," imbuh dia, seperti dikutip ABC.

Media Israel melaporkan bahwa badan mata-mata domestik negara itu, Shin Bet, terlibat dalam penyelidikan penyebab kebakaran, dengan kekhawatiran bahwa pelaku pembakaran mungkin terlibat.

Polisi mengungkapkan bahwa mereka telah menangkap seorang pria berusia 50-an dari lingkungan Palestina di Yerusalem Timur atas dugaan mencoba memulai kebakaran lain di lapangan terbuka di selatan kota.

Kebakaran tersebut mendorong pembatalan banyak acara Memorial Day, yang memperingati tentara IDF yang meninggal dan warga sipil yang tewas dalam serangan di Israel.

Sejumlah acara Independence Day Israel, yang dijadwalkan pada hari Kamis, juga telah dibatalkan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Pabrik Karet di Tangerang...
Pabrik Karet di Tangerang Kebakaran Sejak Semalam, Sudah 9 Jam Api Masih Berkobar
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
Kebakaran Hebat Landa...
Kebakaran Hebat Landa Los Angeles, Biden Umumkan Bencana Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved