Berapa Umur Bumi?

Selasa, 29 April 2025 - 10:54 WIB
loading...
A A A
Untuk mengatasi tantangan ini, para ilmuwan beralih ke sampel luar angkasa dari bulan dan meteorit yang tidak terpengaruh oleh siklus batuan. Penggunaan penanggalan radiometrik pada sampel ini mendukung perkiraan usia Bumi 4,5 miliar tahun, mengintegrasikan data terestrial dan ekstraterestrial untuk penentuan usia yang komprehensif.

Berapa Umur Bumi?

1. Perhitungan Awal

Dipercayai bahwa akresi Bumi dimulai setelah pembentukan inklusi kaya kalsium-aluminium dan meteorit. Diperkirakan pula bahwa inklusi yang kaya akan kalsium-aluminium ini berusia sekitar 4,567 miliar tahun. Material terestrial tertua yang dianalisis oleh para ilmuwan adalah kristal zirkon kecil yang dikumpulkan dari Jack Hills di Australia Barat, yang berusia sekitar 4,404 miliar tahun.

Meskipun demikian, fisikawan matematika Inggris William Thomson, Baron Kelvin ke-1, menerbitkan perhitungannya pada tahun 1862, yang menyatakan usia Bumi antara 20 hingga 400 juta tahun. Thomson berasumsi bahwa Bumi terbentuk sebagai benda cair dan menentukan waktu yang dibutuhkan benda cair tersebut untuk mendingin hingga mencapai suhu saat ini.

Oleh karena itu, perhitungan Thomson tidak mempertimbangkan jumlah panas yang dihasilkan oleh peluruhan radioaktif dan konveksi mantel. Selain itu, perkiraan Thomson tentang usia Matahari juga sangat terbatas karena perhitungan tersebut didasarkan pada keluaran termal Matahari.

Akan tetapi, banyak ilmuwan, termasuk Charles Lyell dan Thomas Henry Huxley, merasa sulit untuk menerima usia Bumi yang begitu pendek seperti yang diperkirakan oleh Thomson. Pada tahun-tahun berikutnya, fisikawan Jerman Hermann von Helmholtz dan astronom Kanada-Amerika Simon Newcomb menerbitkan perhitungan mereka sendiri yang memperkirakan usia Bumi masing-masing sekitar 22 dan 18 juta tahun.

Baca Juga: Siapa Yunice Abbas? Kakek Perampok yang Menodong Senjata dan Merampok Kim Kardashian tapi Tak Tahu Siapa Korbannya

2. Konsep Modern

Sebelum penemuan penanggalan radioaktif pada awal abad ke-20, banyak ilmuwan menggunakan penanggalan relatif untuk menentukan usia material. Studi tentang strata atau lapisan batuan yang berbeda memberi banyak peneliti gambaran tentang serangkaian perubahan yang telah dialami Bumi sejak keberadaannya.

Selain itu, berbagai lapisan batuan juga mengandung sisa-sisa fosil dari banyak makhluk yang tidak dikenal, yang membantu para ilmuwan mempelajari perkembangan organisme dari satu lapisan batuan ke lapisan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selamat Tinggal 24 Jam...
Selamat Tinggal 24 Jam Sehari? Penghuni Bumi akan Mengalami 25 Jam Sehari
Ingin Pelajari Bagian...
Ingin Pelajari Bagian Bawah Bumi, China Mulai Mengebor Lubang Terdalam di Dunia
Menlu AS: Kita Harus...
Menlu AS: Kita Harus Bekerja Sama Perangi Krisis Iklim
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
Gerakan Pilah Sampah,...
Gerakan Pilah Sampah, Program PHINLA Edukasi 10.000 Warga di Momentum Hari Bumi
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Iran Gempur 22 Pangkalan...
Iran Gempur 22 Pangkalan AS di Timur Tengah termasuk Hanggar Jet Tempur F-35
Rekomendasi
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Berita Terkini
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
Infografis
9 Madrasah Terbaik di...
9 Madrasah Terbaik di Indonesia 2025, Cek Sekolahmu Nomor Berapa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved