6 Cara Iran Menang Perang Lawan AS dan Israel, Mungkinkah Tercapai dalam 5 Tahap?

Sabtu, 26 April 2025 - 08:29 WIB
loading...
A A A
Iran mengklaim kemenangan sebagai "melawan dua kekuatan besar dunia" dan meningkatkan posisinya sebagai pemimpin dunia Islam.

Faktor Tambahan yang Dapat Membantu Iran

1. Intervensi Rusia atau China


Jika Rusia atau China secara terbuka atau diam-diam mendukung Iran (dengan intelijen, persenjataan, atau diplomasi), tekanan terhadap AS bisa berlipat ganda.

2. Ketidakstabilan Internal di Amerika Serikat


Jika perang pecah saat AS mengalami krisis politik besar (seperti pemilu kontroversial, resesi ekonomi, atau konflik sosial), maka fokus domestik bisa mempercepat tekanan untuk menarik diri dari konflik.

3. Kelelahan Perang dan Citra yang Makin Hancur


Setelah perang panjang di Afghanistan dan Irak, publik Amerika sudah lelah dengan perang luar negeri.

Apalagi saat ini AS menjadi penyandang dana utama untuk mendukung Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Di Timur Tengah, citra AS semakin hancur dengan menjadi pemasok senjata utama untuk Israel dalam genosida di Jalur Gaza.

Jika perang dengan Iran terlihat seperti “rawa” baru, tekanan untuk menghentikannya akan sangat kuat.

Kelemahan Besar Skenario Ini


Namun, ada kelemahan besar dalam skenario ini. Amerika Serikat memiliki kekuatan udara yang sangat besar. Iran bisa dibombardir habis-habisan.

Israel memiliki senjata nuklir, yang jika merasa terancam eksistensinya, mungkin akan digunakan.

Perekonomian Iran mungkin kolaps di bawah serangan skala penuh dan blokade penuh.

Tidak semua negara Islam akan mendukung Iran secara otomatis. Banyak negara Teluk justru dekat dengan AS.

Resiko perang meluas menjadi perang dunia ketiga akan mengerikan.

Mungkinkah?


Kemenangan Iran melawan Amerika Serikat dan Israel hampir mustahil dalam perang konvensional, tetapi dalam skenario perang asimetris, diplomatik, dan ekonomi yang panjang dan penuh penderitaan, Iran bisa memaksa Amerika dan Israel mengalami kekalahan politik.

Bukan kemenangan "militer" dalam arti merebut Washington atau Tel Aviv, melainkan kemenangan strategis: bertahan, menghancurkan kredibilitas musuh, dan meningkatkan posisi tawar global.

Namun, jalan menuju kemenangan itu sangat berisiko, brutal, dan penuh ketidakpastian. Iran harus bertaruh pada ketahanan luar biasa dan perubahan besar dalam sistem global.

Sehingga, walaupun tidak mustahil, skenario ini tetap sangat sulit dan berbahaya.

Baca juga: 10 Kelemahan Militer AS dan 4 Cara China Menang Perang dengan Mudah
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved