10 Kelemahan Militer AS dan 4 Cara China Menang Perang dengan Mudah

Sabtu, 26 April 2025 - 07:00 WIB
loading...
A A A
Hal ini memiliki beberapa risiko: Kerentanan terhadap serangan siber dan jamming elektronik.

Harga mahal dan waktu pembangunan lama membuat produksi ulang atau penggantian lambat.

Contoh: Kapal induk bisa dihancurkan oleh satu rudal hipersonik DF-21D milik China.

Sistem satelit bisa dijatuhkan oleh rudal antisatelit atau jamming dari darat.

4. Fokus Global dan Tidak Terpusat pada Asia-Pasifik


Amerika Serikat memiliki komitmen global, mulai dari NATO, Timur Tengah, hingga Afrika.

Ini membagi perhatian dan sumber daya: China memiliki fokus tunggal pada kawasan Asia Timur dan Indo-Pasifik, membuat mereka bisa menyusun kekuatan secara strategis dan geografis.

Bila terjadi konflik di Taiwan atau Laut China Selatan, China hanya perlu fokus di satu front, sementara AS harus membagi armada dan logistiknya dalam berbagai konflik yang diciptakan dan dihadapi.

5. Birokrasi dan Lambatnya Adaptasi Strategis


Salah satu kelemahan klasik AS adalah: Birokrasi yang lambat dalam pengadaan sistem baru.

Terlalu bergantung pada kontraktor swasta besar (Lockheed, Boeing, dan lainnya) yang tidak selalu efisien.

China, dengan kontrol negara penuh, bisa lebih cepat dalam mengembangkan dan menguji teknologi baru secara rahasia dan sistematis.

6. Kerentanan terhadap Serangan Asimetris dan Non-Militer


Militer AS dibangun untuk perang konvensional besar. Tapi, China justru mengembangkan kekuatan di wilayah abu-abu (gray zone warfare) seperti: Perang siber, Perang ekonomi, Disinformasi digital, Pengaruh politik di dalam negeri musuh.

China bisa menyerang infrastruktur digital AS, melumpuhkan jaringan listrik, komunikasi, bahkan keuangan tanpa satu pun peluru ditembakkan.

7. Ketergantungan pada Satelit


Militer AS sangat bergantung pada: GPS untuk navigasi, Komunikasi satelit untuk kendali drone dan koordinasi serangan, Pengintaian strategis berbasis satelit.

China telah mengembangkan rudal anti-satelit (ASAT) dan teknologi blinding laser, yang bisa menghancurkan atau membutakan satelit milik AS, mengakibatkan kebutaan digital dan hilangnya kendali di medan perang.

8. Tantangan dari Rudal Hipersonik dan Senjata Baru


China telah lebih maju dalam pengembangan rudal hipersonik, sementara AS masih tertinggal secara operasional: Rudal hipersonik sangat cepat dan sulit dideteksi, hampir mustahil dicegat oleh sistem pertahanan udara saat ini.

Ini membuat kapal perang AS, termasuk kapal induk, sangat rentan dihancurkan sebelum bisa mendekat ke zona konflik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved