Tegang di Langit Indo-Pasifik, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk

Rabu, 23 April 2025 - 16:21 WIB
loading...
A A A
Mereka hanya menyatakan dalam tanggapan kepada Newsweek, Rabu (23/4/2025), "Kami tidak mengomentari operasi, pertemuan, atau pelatihan spesifik, tetapi kami secara rutin beroperasi di sekitar pesawat dan kapal asing di perairan dan wilayah udara internasional di Indo-Pasifik."

Jet tempur F/A-18 Super Hornet sendiri merupakan tulang punggung kekuatan udara kapal induk Amerika. Pesawat ini tersedia dalam dua varian, yaitu satu kursi (varian E) dan dua kursi (varian F), dan dirancang untuk menjalankan berbagai misi mulai dari pengawalan hingga interdiksi.

Dokumenter yang ditayangkan CCTV juga mengungkap bahwa pertemuan udara ini terjadi dalam konteks latihan laut oleh kapal induk China, yang disebut sebagai “pelatihan samudra lepas.” Seorang pengamat militer China menyebut bahwa jet tempur J-15 dikirim untuk "mencegat dan mengusir" pesawat tempur AS yang mendekati area operasi kapal induk.

Menurut laporan Pentagon tentang kekuatan militer China, kapal induk China kedua, CNS Shandong, telah melakukan tiga latihan di laut lepas (far-seas training events) di Laut Filipina sepanjang tahun 2023. Laut Filipina juga menjadi salah satu kawasan operasi utama kapal induk Amerika Serikat dalam penempatannya di Samudra Pasifik bagian barat.

Laut Filipina terletak di antara rantai pulau pertama dan kedua—dua jalur pertahanan maritim yang merupakan bagian dari strategi pembatasan (containment) Amerika Serikat untuk menghalangi ekspansi militer China ke Pasifik terbuka.

Dalam laporan yang sama, Pentagon juga mencatat bahwa sejak akhir 2023, Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) telah mengurangi jumlah intersepsi udara yang bersifat koersif dan berisiko tinggi terhadap platform militer Amerika dibandingkan dua tahun sebelumnya. Saat itu, PLA dilaporkan melakukan peningkatan agresivitas secara signifikan, terutama di wilayah Laut China Timur dan Selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
AS Bombardir Iran Pagi...
AS Bombardir Iran Pagi Ini usai Trump Janji Serang Teheran Sangat Keras
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei 90% Telah Lenyap
Rekomendasi
Tzuyu Tinggalkan JYP...
Tzuyu Tinggalkan JYP Entertainment setelah 11 Tahun, Begini Nasibnya di TWICE
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Siap Hadapi Persidangan,...
Siap Hadapi Persidangan, Gus Yaqut: Ungkap Mana yang Benar dan Salah
Berita Terkini
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved