Profil dan Biodata Paus Fransiskus, Pembawa Perubahan dan Keterbukaan Gereja Katolik

Senin, 21 April 2025 - 15:44 WIB
loading...
Profil dan Biodata Paus...
Paus Fransiskus menyampaikan berkat Urbi et Orbi kepada umat dari balkon loggia pusat Basilika Santo Petrus pada Minggu Paskah, di Kota Vatikan, Vatikan, pada 9 April 2023. Foto/anadolu
A A A
VATIKAN - Paus Fransiskus yang memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio, wafat pada Senin, 21 April 2025, pukul 07.35 waktu Roma, dalam usia 88 tahun.

Kabar duka ini diumumkan Kardinal Kevin Farrell, Camerlengo Vatikan, yang menyatakan Paus Fransiskus telah "kembali ke rumah Bapa" setelah mendedikasikan seluruh hidupnya untuk melayani Tuhan dan Gereja-Nya.

Awal Kehidupan


Jorge Mario Bergoglio lahir pada 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina. Ia adalah anak ketiga dari lima bersaudara dalam keluarga imigran Italia.

Ayahnya, Mario, bekerja sebagai akuntan di perusahaan perkeretaapian, sementara ibunya, Regina Sivori, adalah seorang ibu rumah tangga yang berdedikasi tinggi dalam membesarkan anak-anaknya.

Perjalanan Menuju Kepausan


Bergoglio memulai perjalanan spiritualnya pada tahun 1958 dengan bergabung dalam Serikat Yesus (Jesuit).

Ia ditahbiskan sebagai imam pada 13 Desember 1969. Pada tahun 1973, ia diangkat sebagai Provinsial Serikat Yesus di Argentina, dan kemudian menjabat sebagai Rektor Colegio de San Jose dari 1980 hingga 1986.

Karier gerejawi Bergoglio terus menanjak ketika ia diangkat sebagai Uskup Auksilier Buenos Aires pada tahun 1992, lalu menjadi Uskup Agung Buenos Aires pada 1998.

Pada tahun 2001, Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya sebagai Kardinal.

Kepemimpinan sebagai Paus


Pada 13 Maret 2013, Bergoglio terpilih sebagai Paus ke-266 dan mengambil nama Paus Fransiskus, menjadi Paus pertama dari Benua Amerika dan dari Ordo Yesuit.

Ia juga merupakan Paus non-Eropa pertama sejak Paus Gregorius III dari Suriah yang wafat pada tahun 741 .

Kepemimpinan Paus Fransiskus ditandai dengan pendekatan yang lebih sederhana dan inklusif.

Dia memilih tinggal di Domus Sanctae Marthae, rumah tamu Vatikan, daripada apartemen kepausan di Istana Apostolik.

Ia juga dikenal karena fokusnya pada isu-isu sosial seperti kemiskinan, perubahan iklim, dan keadilan sosial.

Warisan dan Pengaruh


Paus Fransiskus dikenang sebagai pemimpin yang membawa perubahan signifikan dalam Gereja Katolik.

Ia mendorong dialog antaragama, memperkuat peran perempuan dalam Gereja, dan menunjukkan sikap yang lebih terbuka terhadap komunitas LGBTQ+.

Dia juga aktif dalam diplomasi internasional, membantu memulihkan hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Kuba, serta menegosiasikan kesepakatan dengan China mengenai penunjukan uskup.

Kesehatan dan Wafat


Paus Fransiskus mengalami beberapa masalah kesehatan selama masa kepausannya. Pada awal April 2025, ia dirawat karena pneumonia dan dirawat di Rumah Sakit Gemelli, Roma.

Setelah 38 hari perawatan, ia kembali ke kediamannya di Casa Santa Marta untuk melanjutkan pemulihan. Namun, kondisinya memburuk, dan ia wafat pada pagi hari Senin, 21 April 2025.

Kematian Paus Fransiskus menandai akhir dari era kepemimpinan yang penuh dengan reformasi dan keterbukaan dalam Gereja Katolik.

Umat Katolik di seluruh dunia kini menantikan konklaf untuk memilih Paus baru yang akan melanjutkan warisan dan visi yang telah ditinggalkan Paus Fransiskus.

Baca juga: BREAKING NEWS! Paus Fransiskus Meninggal Dunia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Paus Leo Sebut Perang...
Paus Leo Sebut Perang di Timur Tengah sebagai Skandal, Desak Gencatan Senjata Segera
Mantan PM Bangladesh...
Mantan PM Bangladesh Khaleda Zia Meninggal setelah Menderita Banyak Penyakit
Khotbah Natal Pertama,...
Khotbah Natal Pertama, Paus Leo Soroti Tenda Warga Palestina di Gaza dan Kelahiran Yesus
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Asprov PSSI Banyak Dipimpin...
Asprov PSSI Banyak Dipimpin Plt Ketua, Tata Kelola Federasi Dipertanyakan
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Berita Terkini
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Infografis
Profil Nanik S Deyang,...
Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved