128.000 Warga Israel Teken Petisi Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Sabtu, 19 April 2025 - 11:51 WIB
loading...
A
A
A
Pekan lalu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menuduh para penandatangan militer melakukan pembangkangan dan mengancam mereka dengan pemecatan.
Buronan penjahat perang itu menuduh kelompok-kelompok yang didanai asing mendukung upaya menjatuhkan koalisinya, yang mulai menjabat pada akhir tahun 2022.
Gerakan petisi tersebut menyusul gagalnya fase pertama dari kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran sandera-tahanan, yang dimulai pada 19 Januari dengan mediasi Qatar dan Mesir, serta dukungan Amerika Serikat (AS).
Sementara Hamas mematuhi persyaratannya, Netanyahu, di bawah tekanan dari koalisi sayap kanannya, menolak pindah ke fase kedua. Israel melanjutkan operasi militer pada 18 Maret.
Tahun kedua genosida oleh Israel di Gaza telah menyebabkan lebih dari 51.000 warga Palestina terbunuh sejak Oktober 2023, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Buronan penjahat perang itu menuduh kelompok-kelompok yang didanai asing mendukung upaya menjatuhkan koalisinya, yang mulai menjabat pada akhir tahun 2022.
Gerakan petisi tersebut menyusul gagalnya fase pertama dari kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran sandera-tahanan, yang dimulai pada 19 Januari dengan mediasi Qatar dan Mesir, serta dukungan Amerika Serikat (AS).
Sementara Hamas mematuhi persyaratannya, Netanyahu, di bawah tekanan dari koalisi sayap kanannya, menolak pindah ke fase kedua. Israel melanjutkan operasi militer pada 18 Maret.
Tahun kedua genosida oleh Israel di Gaza telah menyebabkan lebih dari 51.000 warga Palestina terbunuh sejak Oktober 2023, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Lihat Juga :