Keluarga Donald Trump Fokus Tambang Kripto dengan Keuntungan Rp16,7 Triliun, Berikut 6 Faktanya

Minggu, 13 April 2025 - 12:02 WIB
loading...
A A A
Dalam masa jabatan keduanya, Trump telah menandatangani perintah eksekutif untuk mendukung janjinya menjadikan AS sebagai ibu kota kripto di planet ini, mengangkat David Sacks dan Bo Hines untuk mewakili kepentingan industri, dan terus menggembar-gemborkan memecoin-nya dengan posting di Truth Social.

“Trump dan keluarganya tampaknya ingin membangun pijakan yang luas di sektor ini sebelum tindakan regulasi lebih lanjut yang kemungkinan akan meningkatkan valuasi aset kripto,” kata Eswar Prasad, profesor kebijakan perdagangan di Universitas Cornell.

Keluarga Donald Trump Fokus Tambang Kripto dengan Keuntungan Rp16,7 Triliun, Berikut 6 Faktanya

1. Token yang Tidak Dapat Dipertukarkan (Desember 2022)

Trump menjadi penganut kripto setelah jatuh cinta dengan koleksi digitalnya sendiri, yang dikenal sebagai token yang tidak dapat dipertukarkan.

Bill Zanker, seorang teman Trump dan pendiri perusahaan pendidikan orang dewasa The Learning Annex, awalnya mengajukan ide tersebut kepadanya. Sejak saat itu, NFT Trump Trading Cards, yang memperlihatkannya dalam berbagai pose dan pakaian (terkadang berpakaian seperti pahlawan super), telah tersebar di empat koleksi.

Tahun lalu, presiden menyelenggarakan makan malam untuk para penggemar yang membeli NFT-nya, yang menurut pengungkapan keuangan, telah menghasilkan jutaan dolar.

Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir

2. Keuangan Terdesentralisasi (September 2024)

Keluarga Trump mengumumkan proyek kripto World Liberty Financial menjelang pemilihan umum AS. Sejak awal, proyek tersebut telah membeli mata uang kripto lain senilai jutaan dolar, termasuk Ether dan Tron, meskipun belum menawarkan layanan DeFi yang dijanjikan seperti meminjamkan kripto tanpa perantara apa pun.

Sebuah perusahaan yang berafiliasi dengan Trump menerima 75% dari pendapatan bersih sebagai biaya, termasuk hasil penjualan token, menurut dokumen penawaran. Keluarga Trump memiliki 60% saham ekuitas World Liberty melalui perusahaan mereka DT Marks DeFi LLC.

Perusahaan tersebut telah mengumpulkan $550 juta dalam penjualan token setelah menyelesaikan putaran kedua bulan lalu.

Zach Witkoff, salah satu pendiri World Liberty, adalah putra Steve Witkoff, yang membantu menghubungkan keluarga presiden dengan peserta World Liberty Financial lainnya. Sejak penjualan token platform pada bulan Oktober, pengamat telah mengajukan pertanyaan tentangpotensi konflik kepentingan bagi keluarga Trump, mengingat pengaruh pemerintah atas regulasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
Belanda Tersingkir,...
Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Berita Terkini
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Infografis
Ryan Routh, Tersangka...
Ryan Routh, Tersangka yang Nyaris Bunuh Donald Trump dengan AK-47
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved