Rusia Mencap Menlu Pertamanya Agen Asing karena Mengkritik Keras Putin dan Perang Ukraina

Sabtu, 12 April 2025 - 11:52 WIB
loading...
A A A
Sejak meninggalkan Moskow, Kozyrev berubah menjadi kritikus yang blakblakan dan keras terhadap Vladimir Putin, sering kali menyuarakan ketidaksetujuannya yang tak tergoyahkan terhadap kebijakannya.

Sejak awal perang Rusia-Ukraina, Kozyrev mengecam kampanye militer Rusia di Ukraina.

Dalam beberapa minggu pertama perang, Kozyrev menghubungi mantan koleganya di Kementerian Luar Negeri Rusia untuk mengundurkan diri sebagai bentuk protes.

Selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun, dia membangun kampanye melawan pemerintah Rusia dan terus secara aktif mengkritik serangan Moskow.

Menteri Luar Negeri Rusia saat ini, Sergey Lavrov, pernah menjadi wakil Kuzyrev saat dia menjabat sebagai menteri luar negeri Rusia antara tahun 1990 dan 1996.

Setelah perang Rusia-Ukraina pecah pada tahun 2022, Kuzyrev menulis, "Dulu Lavrov selalu mendukung saya. Sekarang, saya akan melindungi diri jika dia mendukung saya."

Pada hari Jumat, Kementerian Kehakiman Rusia merilis pernyataan yang menuduh mantan menteri luar negerinya tersebut menyebarkan "informasi palsu" tentang pemerintah Rusia dan kebijakannya, serta militer Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Detik-Detik 2 Helikopter...
Detik-Detik 2 Helikopter Tabrakan dan Tewaskan Penyanyi Oliver Tree, Menegangkan!
Rekomendasi
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Terpaksa Menikah demi...
Terpaksa Menikah demi Keluarga, Simak Sinopsis When Rain Meets Summer di V+Short
Visa Ditolak AS, Wasit...
Visa Ditolak AS, Wasit Somalia Omar Artan Panen Duit FIFA
Berita Terkini
4 Respons Cepat Akibat...
4 Respons Cepat Akibat Perang Iran dan AS Berakhir, Pasar Saham Bergairah dan Harga Minyak Turun
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved