Terungkap, CIA Diam-diam Memburu Hitler selama 1 Dekade di Amerika Selatan
Jum'at, 11 April 2025 - 07:22 WIB
loading...
A
A
A
Jasad mereka yang terbakar sebagian kemudian ditemukan oleh tentara Soviet di luar Kanselir Reich. Namun agen CIA terus mengejar petunjuk hingga pertengahan tahun 1950-an.
Satu berkas tahun 1945 mengatakan agen Departemen Perang AS memberi tahu Biro Investigasi Federal (FBI) bahwa sebuah hotel spa di La Falda, Argentina, telah dipersiapkan sebagai tempat persembunyian potensial.
Pemilik hotel, yang telah menyumbang kepada kepala propaganda Joseph Goebbels, memiliki hubungan dekat dengan Hitler. Intelijen AS yakin mereka telah membuat "semua persiapan yang diperlukan" untuk melindungi Hitler setelah kekalahan Jerman dalam Perang Dunia II.
Dokumen lain dari Oktober 1955 menyertakan foto seorang pria yang diyakini sebagai Hitler sedang duduk bersama seorang teman di Kolombia. Pria itu, yang menggunakan nama Adolf Schrittelmayor, dilaporkan meninggalkan Kolombia menuju Argentina pada Januari 1955.
CIA sempat mengizinkan penyelidikan terhadap latar belakang Schrittelmayor tetapi kemudian membatalkannya, dengan mencatat bahwa "upaya besar dapat dilakukan untuk masalah ini dengan kemungkinan kecil untuk menetapkan sesuatu yang konkret."
Tidak ada dokumen CIA lebih lanjut yang dipublikasikan yang menunjukkan bahwa agen terus mencari Hitler setelah tahun 1955, menurut laporan Washington Post.
Satu berkas tahun 1945 mengatakan agen Departemen Perang AS memberi tahu Biro Investigasi Federal (FBI) bahwa sebuah hotel spa di La Falda, Argentina, telah dipersiapkan sebagai tempat persembunyian potensial.
Pemilik hotel, yang telah menyumbang kepada kepala propaganda Joseph Goebbels, memiliki hubungan dekat dengan Hitler. Intelijen AS yakin mereka telah membuat "semua persiapan yang diperlukan" untuk melindungi Hitler setelah kekalahan Jerman dalam Perang Dunia II.
Dokumen lain dari Oktober 1955 menyertakan foto seorang pria yang diyakini sebagai Hitler sedang duduk bersama seorang teman di Kolombia. Pria itu, yang menggunakan nama Adolf Schrittelmayor, dilaporkan meninggalkan Kolombia menuju Argentina pada Januari 1955.
CIA sempat mengizinkan penyelidikan terhadap latar belakang Schrittelmayor tetapi kemudian membatalkannya, dengan mencatat bahwa "upaya besar dapat dilakukan untuk masalah ini dengan kemungkinan kecil untuk menetapkan sesuatu yang konkret."
Tidak ada dokumen CIA lebih lanjut yang dipublikasikan yang menunjukkan bahwa agen terus mencari Hitler setelah tahun 1955, menurut laporan Washington Post.
Lihat Juga :