Balas Tarif Trump, Cara China Ini Bisa Buyarkan Proyek Jet Tempur Siluman F-47 AS
Selasa, 08 April 2025 - 11:05 WIB
loading...
A
A
A
Yang terpenting, sekitar lima persen penggunaan LTJ di AS digunakan untuk aplikasi pertahanan, menurut Congressional Research Service (CRS).
Pesawat tempur siluman F-35 Lockheed Martin menggunakan 920 pon LTJ per pesawat dalam sistem peperangan elektroniknya, radar penarget, dan motor listrik yang menggerakkan kemudi pesawat, menurut Science History Institute.
Kementerian Perdagangan China mengatakan tujuh kategori LTJ sedang dan berat, termasuk samarium, gadolinium, terbium, disprosium, lutetium, skandium, dan barang-barang terkait itrium akan ada dalam daftar pembatasan ekspor.
"Pemerintah China telah menerapkan kontrol ekspor pada barang-barang yang relevan sesuai dengan hukum untuk lebih menjaga keamanan dan kepentingan nasional serta memenuhi kewajiban internasional seperti nonproliferasi," kata kementerian tersebut, seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (8/4/2025).
Surat kabar pemerintah China, Global Times, juga mengumumkan kontrol ekspor pada barang-barang yang terkait dengan tungsten, telurium, bismut, molibdenum, dan indium.
Yttrium sangat penting untuk pelapis mesin jet suhu tinggi, sistem radar frekuensi tinggi, dan laser presisi, menurut laporan publikasi Cleantechnica.com.
Itrium juga memungkinkan pelapis penghalang termal pada bilah turbin untuk menghentikan mesin pesawat agar tidak meleleh di tengah penerbangan.
Kontrol ekspor yang diumumkan Jumat lalu bukanlah larangan langsung, tetapi China dapat membatasi jumlah lisensi ekspor yang dikeluarkannya yang dapat menyebabkan perebutan akses ke sumber pasokan alternatif yang terbatas.
Pesawat tempur siluman F-35 Lockheed Martin menggunakan 920 pon LTJ per pesawat dalam sistem peperangan elektroniknya, radar penarget, dan motor listrik yang menggerakkan kemudi pesawat, menurut Science History Institute.
Kementerian Perdagangan China mengatakan tujuh kategori LTJ sedang dan berat, termasuk samarium, gadolinium, terbium, disprosium, lutetium, skandium, dan barang-barang terkait itrium akan ada dalam daftar pembatasan ekspor.
"Pemerintah China telah menerapkan kontrol ekspor pada barang-barang yang relevan sesuai dengan hukum untuk lebih menjaga keamanan dan kepentingan nasional serta memenuhi kewajiban internasional seperti nonproliferasi," kata kementerian tersebut, seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (8/4/2025).
Surat kabar pemerintah China, Global Times, juga mengumumkan kontrol ekspor pada barang-barang yang terkait dengan tungsten, telurium, bismut, molibdenum, dan indium.
Yttrium sangat penting untuk pelapis mesin jet suhu tinggi, sistem radar frekuensi tinggi, dan laser presisi, menurut laporan publikasi Cleantechnica.com.
Itrium juga memungkinkan pelapis penghalang termal pada bilah turbin untuk menghentikan mesin pesawat agar tidak meleleh di tengah penerbangan.
Kontrol ekspor yang diumumkan Jumat lalu bukanlah larangan langsung, tetapi China dapat membatasi jumlah lisensi ekspor yang dikeluarkannya yang dapat menyebabkan perebutan akses ke sumber pasokan alternatif yang terbatas.
Lihat Juga :