Ayah Ini Buang Bayinya yang Berumur 2 Minggu ke Hutan setelah Istrinya Menolak Bercinta

Selasa, 08 April 2025 - 08:13 WIB
loading...
Ayah Ini Buang Bayinya...
Seorang ayah di Thailand membuang bayinya yang berumur 2 minggu ke hutan setelah istrinya menolak bercinta dengannya. Foto/IANS
A A A
BANGKOK - Seorang ayah di Thailand tega membuang bayinya yang baru berumur dua minggu ke sebuah hutan setelah istrinya menolak berhubungan seks dengannya tak lama setelah kelahiran bayi tersebut.

Pria tersebut, yang diidentifikasi dengan nama belakangnya Wuttichai, akhirnya ditangkap polisi. Menurut polisi, Wuttichai (21) telah kecanduan narkoba.

Kejadian itu diungkap sang istri, Orathai (22), sebagaimana dilansir Channel 7 News Thailand, Selasa (8/4/2024).

Baca Juga: Wanita Ini Tidur di Toilet Kantornya karena Tak Mampu Sewa Rumah, Itu Pun Bayar Rp116.000 Per Bulan

Awalnya, Wuttichai membawa bayinya ke dekat pohon pisang di sebuah area hutan. Dia kemudian memotret bayi itu yang berbaring sendirian di tanah, dan mengirimkan gambar tersebut kepada Orathai, yang saat itu sedang mengunjungi seorang teman. Implikasinya adalah bahwa dia telah menelantarkan bayinya.

Merasa ngeri dengan kiriman gambar tersebut, Orathai segera menghubungi kepala desa dan secara terbuka membagikan tangkapan layar percakapan mereka secara daring untuk menegur perilaku suaminya.

Untungnya, Wuttichai kemudian membawa bayi itu pulang tanpa cedera.

Polisi meluncurkan penyelidikan dan melacak keluarga tersebut ke provinsi Buriram di timur laut Thailand. Selama pemeriksaan, Orathai memberi tahu petugas polisi bahwa suaminya kecanduan narkoba, sering berjudi, dan memiliki riwayat perilaku kekerasan terhadapnya dan anak mereka lainnya yang berusia satu tahun.

Menurut laporan media lokal, Wuttichai bertengkar dengan Orathai karena Orathai menolak berhubungan seks dengannya tak lama setelah melahirkan.

Wuttichai membantah tuduhan telah membuang bayinya, mengeklaim bahwa dia tidak berniat menelantarkan bayi itu dan hanya meletakkannya saat sedang tidur di tanah untuk mengambil foto.

Dia mengakui telah berulang kali meminta berhubungan seks dengan sang istri, tetapi bersikeras bahwa dia "tidak bermaksud begitu".

Setelah klaim istrinya, polisi melakukan tes urine pada Wuttichai, yang hasilnya positif untuk penggunaan narkoba.

Wuttichai sekarang menghadapi tuntutan dan akan diminta untuk menjalani rehabilitasi sebagaimana diamanatkan oleh hukum setempat.

Berdasarkan hukum Thailand, menelantarkan anak di bawah usia sembilan tahun—jika tidak mengakibatkan bahaya—dapat dikenakan hukuman hingga tiga tahun penjara dan denda 6.000 baht.

Kasus ini telah memicu kemarahan di dunia maya. "Kekerasan fisik, penyalahgunaan narkoba, perjudian, dan seks yang menuntut 12 hari setelah melahirkan. Saya tidak bisa berkata apa-apa," tulis seorang pengguna media sosial, seperti dikutip dari South China Morning Post.

"Malu dia. Bagaimana bisa seorang ayah melakukan itu kepada istrinya dan bayi yang baru lahir?" tulis pengguna media sosial yang lain.

Ada juga yang berkomentar: "Mengapa punya anak dengan seorang pecandu narkoba? Saya merasa kasihan pada bayinya."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Bebas dari Penjara,...
Bebas dari Penjara, Thaksin Shinawatra Dapat Pengampunan Raja Thailand
Pria China Hajar Brutal...
Pria China Hajar Brutal Pekerja Seks Thailand karena Ternyata Laki-laki
Demi Tangkap Bandar...
Demi Tangkap Bandar Narkoba, Para Anggota Polisi Rela Berpakaian Wanita dan Menari
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved