Ironis! Tak Ada Negara Uni Eropa yang Mau Menangkap Netanyahu, Si Penjahat Perang Gaza

Selasa, 08 April 2025 - 06:05 WIB
loading...
Ironis! Tak Ada Negara...
PM Belgia Bart De Wever sebut tak ada negara Uni Eropa yang bersedia menangkap PM Israel Benjamin Netanyahu, si penjahat perang Gaza. Foto/Marc Israel Sellem/Jerusalem Post
A A A
BRUSSELS - Tidak ada negara Uni Eropa (UE) yang akan menegakkan surat perintah penangkapan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Demikian disampaikan PM Belgia Bart De Wever.

Pernyataan PM De Wever ini menjadi ironi bagi blok Eropa yang selama ini gembar-gembor membela hak asasi manusia dan menegakkan hukum internasional.

Pada November lalu, ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu atas kejahatan perang di Gaza, Palestina. Surat perintah penangkapan juga ditujukan kepada mantan menteri pertahanan Israel Yoav Gallant.

Baca Juga: Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu

Selama kunjungan PM Israel ke Budapest minggu lalu, Hongaria mengumumkan niatnya untuk menarik diri dari Statuta Roma, perjanjian yang memberikan wewenang kepada ICC.

De Wever, pemimpin Aliansi Flemish Baru yang nasionalis dan kepala koalisi lima partai, menyatakan pemaklumannya atas pembangkangan Budapest saat tampil di program Terzake VRT, dengan blakblakan: "Kami juga akan melakukan itu, sejujurnya."

"Ada juga realpolitic. Saya tidak percaya ada negara Eropa yang bersedia menangkap Netanyahu jika dia berada di wilayahnya," ujarnya, yang dilansir RT, Selasa (8/4/2025).

ICC telah mengkritik Budapest, dengan juru bicaranya Fadi El Abdallah menyatakan: "Hongaria tetap berkewajiban untuk bekerja sama."

Anggota koalisi yang berkuasa di Belgia menjauhkan diri dari komentar De Wever, dengan menegaskan bahwa dia tidak berkonsultasi dengan mereka.

Sementara itu, partai-partai oposisi mengkritik PM Belgia tersebut karena melangkah ke "lereng licin yang berbahaya", dengan membuat seruan yang menurut mereka seharusnya diserahkan kepada pengadilan.

Awal tahun ini, Warsawa menawarkan jaminan keselamatan kepada Netanyahu jika dia menghadiri peringatan 80 tahun pembebasan kamp kematian Nazi Auschwitz oleh Tentara Merah. Namun PM Israel tersebut tetap menolak untuk melakukan kunjungan tersebut.

Kanselir Jerman yang akan lengser, Olaf Scholz, mencatat minggu lalu bahwa dia tidak dapat membayangkan menangkap Netanyahu jika mengunjungi negaranya.

Pemerintah Prancis berpendapat bahwa PM Israel harus memiliki kekebalan diplomatik berdasarkan Statuta Roma, sebuah pendapat yang dibantah oleh ICC.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved