AS Klaim Rusia Tak Ingin Invasi Eropa, Berikut 3 Alasannya
Sabtu, 22 Maret 2025 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Witkoff berpendapat bahwa Rusia telah mencapai tujuannya dalam konflik tersebut. “Mereka telah merebut kembali kelima wilayah ini. Mereka memiliki Krimea, dan mereka telah mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jadi mengapa mereka membutuhkan lebih banyak lagi?”
Krimea dengan suara mayoritas mendukung bergabung dengan Rusia dalam referendum tahun 2014, menyusul kudeta yang didukung Barat di Kiev, diikuti oleh wilayah Donetsk, Lugansk, Kherson, dan Zaporozhye pada musim gugur 2022.
Di tengah konflik Ukraina, sejumlah pemimpin Eropa mengklaim bahwa Rusia menyimpan rencana untuk menyerang negara-negara NATO dalam beberapa tahun. Putin menepis klaim tersebut sebagai "omong kosong," dengan alasan bahwa Rusia sama sekali tidak berminat untuk melakukannya.
Krimea dengan suara mayoritas mendukung bergabung dengan Rusia dalam referendum tahun 2014, menyusul kudeta yang didukung Barat di Kiev, diikuti oleh wilayah Donetsk, Lugansk, Kherson, dan Zaporozhye pada musim gugur 2022.
3. Rusia Sepakati Gencatan Senjata dengan Ukraina
Wawancara Witkoff muncul setelah ia mengadakan pembicaraan tatap muka dengan Presiden Rusia Vladimir Putin awal bulan ini sebagai bagian dari diplomasi yang bertujuan memediasi berakhirnya konflik Ukraina. Setelah pembicaraan tersebut, ia menyatakan bahwa gencatan senjata total dapat dicapai dalam "beberapa minggu," seraya menambahkan bahwa AS dapat meringankan sanksi terhadap Moskow setelah kesepakatan tercapai.Di tengah konflik Ukraina, sejumlah pemimpin Eropa mengklaim bahwa Rusia menyimpan rencana untuk menyerang negara-negara NATO dalam beberapa tahun. Putin menepis klaim tersebut sebagai "omong kosong," dengan alasan bahwa Rusia sama sekali tidak berminat untuk melakukannya.
(ahm)
Lihat Juga :