PM Baru Kanada Pilih Eropa Dibandingkan AS

Senin, 17 Maret 2025 - 20:45 WIB
loading...
A A A
"Jangan salah, Kanada akan menang."

Namun semua orang tahu ini bukan permainan. Carney menggambarkan perang dagang yang meningkat ini sebagai "krisis terbesar dalam hidup kita". Lebih dari 80% ekspor Kanada melintasi perbatasan ke AS.

Dan meskipun ada beberapa laporan tentang orang Kanada yang mengibarkan bendera AS, jajak pendapat terbaru oleh Angus Reid Institute menggarisbawahi bahwa 91% orang Kanada menolak menjadi negara bagian ke-51.

Pada hari Jumat, di tengah cuaca dingin Ottawa, Carney menyampaikan nada yang lebih hangat, menyoroti bagaimana ia dan Trump memiliki latar belakang bisnis yang sama, termasuk real estat.

"Presiden adalah pebisnis dan pembuat kesepakatan yang sukses. Kami adalah klien terbesarnya di banyak industri," katanya. "Klien mengharapkan rasa hormat dan bekerja sama dengan cara komersial yang tepat."

Carney mengatakan ia "menantikan" untuk berbicara dengan Presiden Trump. Namun fakta bahwa itu akan menjadi panggilan telepon, bukan kunjungan, merupakan tolok ukur momen ini. Secara tradisional, kunjungan luar negeri pertama seorang pemimpin Kanada adalah ke AS - tetangga terdekatnya dan mitra paling tepercaya.

Pada hari Senin, Carney diperkirakan akan duduk bersama Raja Charles, kepala negara Kanada. Raja Inggris baru-baru ini mengungkapkan "kasih sayang terdalamnya" untuk Kanada, dan dikatakan telah menulis surat pribadi kepada perdana menteri yang baru.

Dalam perannya yang non-politik, menunjukkan cinta di depan umum mungkin merupakan batas kekuasaan Raja. Namun, hal itu pun mengirimkan pesan kepada presiden Amerika.

Keir menggambarkan Kanada sebagai "sekutu, dan sekutu yang sangat penting juga". Namun minggu lalu, kepala Partai Demokrat Liberal Inggris Ed Davey meminta dia untuk menunjukkan lebih banyak dukungan publik bagi Kanada untuk menentang "serangan mengejutkan" terhadap kedaulatannya.

Ini mungkin minggu yang tepat untuk pepatah lama dalam diplomasi dan politik – "melakukan sesuatu dan terlihat melakukannya".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Hamas Mundur dari Pemerintahan...
Hamas Mundur dari Pemerintahan Gaza?
Pesawat Boeing 737 Hilang...
Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak di Laut Arab, Diduga Jatuh
Rekomendasi
Rumah Jampidsus Febrie...
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Puluhan Anggota TNI, Ada Apa?
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
Berita Terkini
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved