Mantan Bos Intelijen Militer Israel Senang Kekacauan Melanda Suriah
Jum'at, 14 Maret 2025 - 14:34 WIB
loading...
A
A
A
Bentrokan berubah menjadi serangan balas dendam terhadap warga sipil, menewaskan ratusan orang dan ribuan lainnya mengungsi.
Pembunuhan tersebut telah memicu suasana sektarianisme dan intimidasi, dan menimbulkan tantangan besar bagi kredibilitas pemerintah Suriah yang baru lahir.
Warga sipil yang termasuk dalam komunitas Alawite menjadi sasaran khusus.
Ketegangan di daerah tersebut telah meningkat sejak Assad digulingkan, dengan komunitas Alawite mengatakan bahwa mereka telah menjadi korban serangan balasan sesekali.
Sementara Kementerian Pertahanan pemerintahan baru Suriah mengatakan telah menyelesaikan operasinya terhadap "sisa-sisa rezim Assad", penduduk kota-kota pesisir mengatakan kekerasan belum berakhir, meskipun telah berkurang.
Sementara itu, Israel melakukan serangan udara di ibu kota Suriah, Damaskus, pada hari Kamis, ketika menteri pertahanannya mengancam Presiden sementara Suriah Ahmed al-Sharaa, yang menambah kekacauan di Suriah.
Militer Israel mengatakan bahwa mereka menargetkan apa yang digambarkannya sebagai pusat komando milik Jihad Islam Palestina (PIJ), yang katanya digunakan untuk mengarahkan "kegiatan teroris" terhadap Israel.
Serangan itu terjadi di daerah permukiman di pinggiran Damaskus, demikian dilaporkan media pemerintah Suriah.
Sasaran serangan itu adalah seorang warga Palestina, kata dua sumber keamanan Suriah kepada Reuters.
Pembunuhan tersebut telah memicu suasana sektarianisme dan intimidasi, dan menimbulkan tantangan besar bagi kredibilitas pemerintah Suriah yang baru lahir.
Warga sipil yang termasuk dalam komunitas Alawite menjadi sasaran khusus.
Ketegangan di daerah tersebut telah meningkat sejak Assad digulingkan, dengan komunitas Alawite mengatakan bahwa mereka telah menjadi korban serangan balasan sesekali.
Sementara Kementerian Pertahanan pemerintahan baru Suriah mengatakan telah menyelesaikan operasinya terhadap "sisa-sisa rezim Assad", penduduk kota-kota pesisir mengatakan kekerasan belum berakhir, meskipun telah berkurang.
Destabilisasi dan Serangan Lebih Lanjut
Sementara itu, Israel melakukan serangan udara di ibu kota Suriah, Damaskus, pada hari Kamis, ketika menteri pertahanannya mengancam Presiden sementara Suriah Ahmed al-Sharaa, yang menambah kekacauan di Suriah.
Militer Israel mengatakan bahwa mereka menargetkan apa yang digambarkannya sebagai pusat komando milik Jihad Islam Palestina (PIJ), yang katanya digunakan untuk mengarahkan "kegiatan teroris" terhadap Israel.
Serangan itu terjadi di daerah permukiman di pinggiran Damaskus, demikian dilaporkan media pemerintah Suriah.
Sasaran serangan itu adalah seorang warga Palestina, kata dua sumber keamanan Suriah kepada Reuters.
Lihat Juga :