Bela Aktivis Palestina Mahmoud Khalil, Ratusan Demonstran Yahudi Duduki Trump Tower
Jum'at, 14 Maret 2025 - 11:32 WIB
loading...
Ratusan demonstran Yahudi menduduki gedung Trump Tower di New York, AS, untuk membela aktivis mahasiswa Palestina Mahmoud Khalil yang ditangkap petugas imigrasi. Foto/FNTV
A
A
A
NEW YORK - Ratusan demonstran Yahudi menyerbu dan menduduki gedung Trump Tower di New York, Amerika Serikat (AS), pada hari Kamis waktu setempat. Aksi mereka untuk membela aktivis mahasiswa Palestina Mahmoud Khalil yang ditangkap petugas imigrasi.
Mengenakan kaus merah yang serasi dengan tulisan "Orang Yahudi katakan hentikan persenjataan Israel”, kelompok demonstran berunjuk rasa selama lebih dari satu jam di dalam gedung pencakar langit Manhattan, tempat kantor pusat bisnis keluarga Presiden AS Donald Trump dan tempat tinggal pribadinya.
Gedung itu juga merupakan tempat Trump menaiki eskalator emas pada tahun 2015 untuk mengumumkan pencalonan pertamanya sebagai presiden.
Baca Juga: Siapa Mahmoud Khalil? Aktivis Pro-Palestina yang Akan Dideportasi dari AS
Polisi setempat mengatakan mereka menangkap 98 orang yang berbaris di bawah bendera kelompok yang disebut Jewish Voice for Peace, atas tuduhan berbagai kejahatan termasuk penyerobotan.
Kelompok itu, yang tampaknya mengejutkan keamanan dan polisi, meneriakkan "lawan Nazi, bukan mahasiswa”, yang merujuk pada tindakan keras Trump terhadap mahasiswa asing yang terlibat dalam protes pro-Palestina.
Mengenakan kaus merah yang serasi dengan tulisan "Orang Yahudi katakan hentikan persenjataan Israel”, kelompok demonstran berunjuk rasa selama lebih dari satu jam di dalam gedung pencakar langit Manhattan, tempat kantor pusat bisnis keluarga Presiden AS Donald Trump dan tempat tinggal pribadinya.
Gedung itu juga merupakan tempat Trump menaiki eskalator emas pada tahun 2015 untuk mengumumkan pencalonan pertamanya sebagai presiden.
Baca Juga: Siapa Mahmoud Khalil? Aktivis Pro-Palestina yang Akan Dideportasi dari AS
Polisi setempat mengatakan mereka menangkap 98 orang yang berbaris di bawah bendera kelompok yang disebut Jewish Voice for Peace, atas tuduhan berbagai kejahatan termasuk penyerobotan.
Kelompok itu, yang tampaknya mengejutkan keamanan dan polisi, meneriakkan "lawan Nazi, bukan mahasiswa”, yang merujuk pada tindakan keras Trump terhadap mahasiswa asing yang terlibat dalam protes pro-Palestina.
Lihat Juga :