Negara-negara Arab Dikecam karena Tak Berani Melawan Israel dalam Pembersihan Etnis Palestina di Tepi Barat

Jum'at, 14 Maret 2025 - 08:51 WIB
loading...
Negara-negara Arab Dikecam...
Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese kecam negara-negara Arab yang tidak berani melawan Israel dalam pembersihan etnis Palestina di Tepi Barat. Foto/Tehran Times
A A A
TEPI BARAT - Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese terang-terangan menyebut Israel melakukan pembersihan etnis Palestina di Tepi Barat. Dia juga mengecam negara-negara Arab yang tidak berani melawan tindakan rezim Zionis tersebut.

Dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera, pejabat PBB tersebut menggambarkan apa yang terjadi di Tepi Barat dan posisi negara-negara Arab sebagai hal yang mengejutkan.

Dia dan menyatakan keterkejutannya atas klaim tentang keterbatasan kemampuan negara-negara Arab untuk bertindak.

Baca Juga: Permukiman Yahudi Diperluas, 44,5% Wilayah Tepi Barat Dikuasai Israel

Dia mengatakan situasi saat ini memberikan kesempatan penting untuk menyatukan suara Arab dalam membela Palestina, daripada hanya berbicara tentang membangun kembali Gaza, bahkan ketika “genosida terus berlanjut”.

Albanese menekankan bahwa apa yang dilakukan Israel di Tepi Barat memalukan dan ilegal, tetapi tidak mengejutkan.

“Kekerasan genosida,” katanya. “Telah terjadi sejak sebelum 7 Oktober 2023,” katanya lagi.

Lebih jauh, dia menuduh beberapa negara Arab berkonspirasi melawan Palestina.

Dia menunjukkan bahwa seluruh dunia tahu Israel berusaha mengendalikan apa yang tersisa dari Palestina, mengulangi di Tepi Barat apa yang telah dilakukannya di Gaza, karena ingin semua warga Palestina meninggalkan tanah mereka.

Sementara itu, negara-negara Arab dan masyarakat internasional tidak melakukan apa pun. "Berapa banyak peringatan yang perlu diterima masyarakat internasional?" tanya dia,yang dilansir dari Palestine Chronicle, Jumat (14/3/2025).

Dunia Internasional Juga Dikecam karena Tak Peduli


Albanese memperingatkan bahwa tindakan Israel di Tepi Barat merupakan “ujian lakmus” atas kampanye pembersihan etnisnya, yang menyebabkan 40.000 warga Palestina mengungsi hanya dalam waktu satu bulan, sembari mengkritik bias media dan ketidakpedulian dunia internasional.

“Kebenaran dan akurasi hilang dari liputan wilayah Palestina yang diduduki,” ujarnya.

"Saya telah berbicara dengan wartawan yang telah diberi tahu untuk tidak menyebutkan genosida dan apa yang sedang terjadi,” imbuh dia.

Ini bukan hanya media Israel, kata Albanese, tetapi juga media Barat dan internasional. “Hal ini harus diselidiki, karena telah membantu menciptakan lingkungan yang mendukung terjadinya genosida,”paparnya.

Albanese menegaskan bahwa pemindahan paksa telah menjadi hal yang terus-menerus terjadi di Palestina yang diduduki sejak Nakba.

“Ratusan ribu warga Palestina telah mengungsi. Lebih dari 350.000 orang mengungsi pada tahun 1967, dan Israel menghancurkan semua yang mereka tinggalkan, mencegah mereka untuk kembali,” kata Albanese.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Ekstrem! Pasangan Ini...
Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran
Rekomendasi
Imparsial Minta Polisi...
Imparsial Minta Polisi dan Komnas HAM Ikut Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
Jelang Pernikahan Taylor...
Jelang Pernikahan Taylor Swift, Sejumlah Selebriti Mulai Berdatangan ke New York
Bisnis Indonesia Awards...
Bisnis Indonesia Awards Harapkan Pemenang Kategori Bisa Hadapi Tantangan di Tengah Situasi Dinamis
Berita Terkini
Ketika Uang Negara Rp35.914...
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
Mojtaba Disebut Tak...
Mojtaba Disebut Tak Akan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Ini Alasannya
Komika Turki Ditangkap...
Komika Turki Ditangkap atas Tuduhan Menghina Islam dan Erdogan
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved