Korea Utara Tembakkan Beberapa Rudal, Marah dengan Latihan Perang AS-Korsel

Selasa, 11 Maret 2025 - 10:22 WIB
loading...
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara tembakkan beberapa rudal balistik sebagai luapan kemarahan atas latihan perang gabungan Amerika Serikat dan Korea Selatan. Foto/Yonhap
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) telah menembakkan beberapa rudal balistik pada hari Senin sebagai luapan kemarahan atas latihan perang gabungan Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel).

Pyongyang menyatakan latihan perang gabungan tersebut merupakan tindakan provokatif berbahaya yang berisiko memicu konfrontasi secara tidak sengaja.

Militer Korea Selatan mengatakan rudal-rudal balistik Pyongyang ditembakkan dari wilayah barat Korea Utara menuju Laut Kuning.
Sementara itu, latihan perang gabungan AS-Korsel yang diberi nama "Freedom Shield" dijadwalkan berlangsung hingga 20 Maret mendatang.

Baca Juga: Latihan Tempur Kacau, Jet Militer Korea Selatan Malah Mengebom Warganya Sendiri

Meski demikian, latihan tembak-menembak masih ditangguhkan setelah jet tempur Korea Selatan secara keliru menjatuhkan bom di kota sipil dekat perbatasan kedua Korea pekan lalu, yang melukai 31 orang.

Korea Utara biasanya meminta agar latihan gabungan AS-Korea Selatan dibatalkan, yang dianggapnya sebagai awal dari invasi.

Militer Korea Selatan mengatakan latihan gabungan tersebut bertujuan untuk memperkuat kesiapan aliansi terhadap ancaman eksternal seperti Korea Utara.

"Ini adalah tindakan provokatif yang berbahaya untuk memperburuk situasi di Semenanjung Korea, yang dapat memicu konflik fisik antara kedua belah pihak melalui satu tembakan yang tidak disengaja, hingga ke titik ekstrem," kata Kementerian Luar Negeri Korea Utara, sebagaimana dikutip dari KCNA, Selasa (11/3/2025).

Latihan perang tersebut akan membahayakan keamanan AS, imbuh kementerian tersebut.

Di sisi lain, Kepala Angkatan Udara Korea Selatan Lee Young-su menundukkan kepala saat meminta maaf pada hari Senin atas insiden penjatuhan delapan bom secara tidak sengaja oleh dua jet tempur pada pekan lalu.

"Itu adalah kecelakaan yang seharusnya tidak pernah terjadi dan tidak boleh terjadi lagi," kata Lee kepada wartawan.

Seorang pilot dari salah satu jet tempur dikejar waktu dan tidak memeriksa ulang koordinat target, sementara pilot lain di jet tempur lainnya mengikuti dan menjatuhkan bom tanpa menyadari koordinatnya salah, kata seorang pejabat militer Korea Selatan, mengutip hasil sementara penyelidikan militer.

Daerah yang terkena delapan bom adalah Pocheon, yang berjarak sekitar 40 kilometer (25 mil) di timur laut Seoul, berada di luar area latihan di dekat perbatasan dengan Korea Utara.

Warga di daerah tersebut telah lama mengeluhkan gangguan dan risiko yang timbul dari latihan perang gabungan tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Gelar Mimbar Mahasiswa,...
Gelar Mimbar Mahasiswa, BEM Persatuan Indonesia Sampaikan Lima Pernyataan Sikap
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved