AS Kerahkan Kapal Induk Nuklir ke Timur Tengah usai Tetapkan Houthi sebagai Kelompok Teroris
Kamis, 06 Maret 2025 - 14:16 WIB
loading...
A
A
A
Hal itu terjadi setelah Houthi, juga pada bulan Februari, meluncurkan serangan rudal permukaan-ke-udara ke arah jet tempur F-16 dan pesawat nirawak MQ-9 Reaper AS tetapi tidak mengenai keduanya, kata pejabat pertahanan AS kepada Al Arabiya English.
Para pejabat sebelumnya mengatakan bahwa pemerintahan Trump sedang meninjau berbagai opsi untuk melawan serangan Houthi.
Sementara itu, pemerintahan Presiden Donald Trump secara resmi menetapkan Houthi sebagai FTO minggu ini, sesuai dengan perintah eksekutif yang dikeluarkan oleh Presiden Trump tak lama setelah menjabat.
Pemerintahan AS sebelumnya, yakni era Presiden Joe Biden, mencabut status FTO dari Houthi dengan alasan masalah kemanusiaan di Yaman.
Para kritikus mengatakan hal itu dilakukan pemerintah Biden sebagai bagian dari harapan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir dengan Iran, yang membuat AS mengurangi tekanan dan kampanye sanksi terhadap Teheran.
Keputusan FTO sekarang memberikan lebih banyak opsi bagi komandan militer AS untuk memerintahkan serangan ofensif terhadap Houthi.
Para pejabat sebelumnya mengatakan bahwa pemerintahan Trump sedang meninjau berbagai opsi untuk melawan serangan Houthi.
Sementara itu, pemerintahan Presiden Donald Trump secara resmi menetapkan Houthi sebagai FTO minggu ini, sesuai dengan perintah eksekutif yang dikeluarkan oleh Presiden Trump tak lama setelah menjabat.
Pemerintahan AS sebelumnya, yakni era Presiden Joe Biden, mencabut status FTO dari Houthi dengan alasan masalah kemanusiaan di Yaman.
Para kritikus mengatakan hal itu dilakukan pemerintah Biden sebagai bagian dari harapan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir dengan Iran, yang membuat AS mengurangi tekanan dan kampanye sanksi terhadap Teheran.
Keputusan FTO sekarang memberikan lebih banyak opsi bagi komandan militer AS untuk memerintahkan serangan ofensif terhadap Houthi.
(mas)
Lihat Juga :