290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Payungi Eropa, Efektifkah Melawan 5.889 Nuklir Rusia?
Kamis, 06 Maret 2025 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
"Rusia terus mempersenjatai kembali, menghabiskan 40% anggarannya untuk pertahanan. Pada tahun 2030, Rusia ingin memobilisasi 3 juta tentara lagi dan menambahkan 4.000 tank ke gudang persenjataannya," imbuh dia.
Para pemimpin dan pejabat pertahanan Barat sebelumnya memperingatkan tentang ancaman yang berasal dari Rusia di tengah kurangnya kesiapan militer Eropa saat ini.
Badan intelijen Barat juga telah memperingatkan bahwa Rusia mungkin menemukan kesempatan untuk melancarkan perang skala besar di Eropa dalam waktu lima tahun.
"Rusia telah menjadi ancaman bagi Prancis dan Eropa," kata Macron. "Jika hanya menonton dan tidak berbuat apa pun," imbuh dia.
Namun, efektifkah 290 senjata nuklir Prancis menjadi payung keamanan bagi seluruh Eropa? Sebab, persenjataan nuklir Rusia tercatat sebagai yang terbesar di dunia.
Menurut data ICAN, Rusia memiliki 5.889 hulu ledak nuklir. Sedangkan Amerika Serikat memiliki 5.224 hulu ledak nuklir. Disusul kemudian oleh China dengan 410 hulu ledak nuklir.
Para pemimpin dan pejabat pertahanan Barat sebelumnya memperingatkan tentang ancaman yang berasal dari Rusia di tengah kurangnya kesiapan militer Eropa saat ini.
Badan intelijen Barat juga telah memperingatkan bahwa Rusia mungkin menemukan kesempatan untuk melancarkan perang skala besar di Eropa dalam waktu lima tahun.
"Rusia telah menjadi ancaman bagi Prancis dan Eropa," kata Macron. "Jika hanya menonton dan tidak berbuat apa pun," imbuh dia.
Namun, efektifkah 290 senjata nuklir Prancis menjadi payung keamanan bagi seluruh Eropa? Sebab, persenjataan nuklir Rusia tercatat sebagai yang terbesar di dunia.
Menurut data ICAN, Rusia memiliki 5.889 hulu ledak nuklir. Sedangkan Amerika Serikat memiliki 5.224 hulu ledak nuklir. Disusul kemudian oleh China dengan 410 hulu ledak nuklir.
(mas)
Lihat Juga :