Mengapa Rusia Sebut Presiden Zelensky sebagai Pengkhianat bagi Yahudi?

Selasa, 04 Maret 2025 - 03:30 WIB
loading...
Mengapa Rusia Sebut...
Rusia menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai pengkhianat bagi Yahudi. FotoX
A A A
MOSKOW - Pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky, yang secara etnis Yahudi, adalah pengkhianat bagi rakyatnya sendiri karena berpihak pada sayap kanan. Itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov telah menyatakan, yang menunjukkan bahwa pendukung Barat Kiev mendorongnya ke arah itu.

Menyusul eskalasi konflik Ukraina pada Februari 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan “denazifikasi” negara tetangga sebagai salah satu tujuan aksi militer Moskow.

Mengapa Rusia Sebut Presiden Zelensky sebagai Pengkhianat bagi Yahudi?

1. Zelensky Menghasut Eropa Mengirimkan Pasukan ke Ukraina

Berbicara kepada media Rusia pada hari Minggu, Lavrov menyatakan skeptisisme mengenai rencana yang disuarakan oleh beberapa negara anggota NATO Eropa untuk mengerahkan “pasukan penjaga perdamaian” ke Ukraina. Diplomat itu mengklaim bahwa kekuatan Barat pada kenyataannya malah akan “menghasut rezim Kiev untuk [melakukan] perang melawan kita.”

Ia mengutip perjanjian Minsk yang gagal, yang ditandatangani pada tahun 2014 dan 2015, dan seharusnya menghentikan pertempuran antara Ukraina dan Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk. Jerman dan Prancis adalah penjamin perjanjian tersebut tetapi kemudian secara terbuka mengakui bahwa mereka hanya menandatanganinya untuk memberi waktu bagi Kiev untuk membangun militernya.

Menurut Lavrov, kekuatan Barat telah "pertama-tama membawa [mantan Presiden Pyotr] Poroshenko ke tampuk kekuasaan dengan bayonet mereka, dan kemudian Zelensky." Pejabat itu menyatakan bahwa para pendukung Barat yang sama telah menjadi kekuatan pendorong di balik pengabaian mendadak Zelensky terhadap platform pro-perdamaian yang ia kampanyekan pada tahun 2019.

Baca Juga: PM Netanyahu Tolak Rencana Gencatan Senjata Permanen dengan Hamas

2. Awalnya Pro-Perdamaian dan Berubah Jadi Pengkhianat

"Zelensky berubah 180 derajat dari seseorang yang berkuasa dengan slogan-slogan perdamaian... dan dalam waktu setengah tahun berubah menjadi seorang Nazi murni, dan seperti yang dikatakan dengan tepat oleh Presiden Rusia Vladimir Putin – seorang pengkhianat bagi orang-orang Yahudi," kata Lavrov.

Berbicara di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) pada bulan Juni 2023, Putin menyatakan bahwa teman-temannya di komunitas Yahudi “mengatakan bahwa Zelensky bukanlah seorang Yahudi, ia adalah aib bagi orang-orang Yahudi.”

Ia menunjuk pada fakta bahwa otoritas Ukraina saat ini secara terbuka merayakan tokoh-tokoh Nazi, terutama Stepan Bandera, seorang nasionalis Ukraina yang bekerja sama dengan Reich Ketiga selama Perang Dunia II.

3. Barat Mendukung Yahudi Jadi Pemimpin Ukraina

Kemudian pada tahun itu, presiden Rusia menuduh bahwa “para pengurus Barat menempatkan seorang Yahudi etnis sebagai pemimpin Ukraina modern… [untuk menutupi] dasar anti-manusia dari negara Ukraina saat ini.”

“Itu membuat seluruh situasi menjadi sangat menjijikkan,” Putin menambahkan, mencatat bahwa Nazi membasmi sekitar 1,5 juta orang Yahudi di Ukraina selama Perang Dunia II.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Rezim Zelensky Panik,...
Rezim Zelensky Panik, Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved