Bank Ini Nyaris Transfer Rp1.334.252.359.424.698.400 ke Rekening Nasabah
Senin, 03 Maret 2025 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Namun, pembayaran tersebut baru ditandai setelah karyawan ketiga menyadari adanya masalah dengan saldo keseluruhan raksasabank tersebut, 90 menit setelah pembayaran antara dua rekening besar Citigroup yang terpisah dilakukan, menurut laporan Financial Times.
Citigroup berhasil membalikkan transaksi tersebut beberapa jam kemudian, tanpa ada dana yang benar-benar keluar dari brankas pemberi pinjaman, karena transaksi senilai USD81 triliun tersebut terjadi antara dua rekening bank itu sendiri.
"Pengendalian detektif kami segera mengidentifikasi kesalahan input antara dua rekening besar Citi dan kami membalikkan entri tersebut. Pengendalian pencegahan kami juga akan menghentikan dana apa pun yang keluar dari bank," kata pihak bank melalui juru bicaranya.
"Pembayaran sebesar ini sebenarnya tidak dapat dilakukan," imbuh dia.
Citigroup, yang menjadi bagian dari Wall Street, kemudian melaporkan insiden itu ke pengawas termasuk Federal Reserve dan Office of the Comptroller of the Currency dengan mengatakan ketidaksengajaan itu "hampir terjadi".
Citigroup memiliki aset senilai USD2,4 triliun di neracanya pada kuartal ketiga tahun lalu, menurut laporan keuangan terbarunya dari Oktober 2024.
Bank investasi tersebut sebelumnya mendapati dirinya berada di pusat 10 insiden "hampir terjadi" pada tahun 2024 di mana ia secara keliru menyetujui transaksi senilai USD1 miliar atau lebih.
Citigroup berhasil membalikkan transaksi tersebut beberapa jam kemudian, tanpa ada dana yang benar-benar keluar dari brankas pemberi pinjaman, karena transaksi senilai USD81 triliun tersebut terjadi antara dua rekening bank itu sendiri.
"Pengendalian detektif kami segera mengidentifikasi kesalahan input antara dua rekening besar Citi dan kami membalikkan entri tersebut. Pengendalian pencegahan kami juga akan menghentikan dana apa pun yang keluar dari bank," kata pihak bank melalui juru bicaranya.
"Pembayaran sebesar ini sebenarnya tidak dapat dilakukan," imbuh dia.
Citigroup, yang menjadi bagian dari Wall Street, kemudian melaporkan insiden itu ke pengawas termasuk Federal Reserve dan Office of the Comptroller of the Currency dengan mengatakan ketidaksengajaan itu "hampir terjadi".
Citigroup memiliki aset senilai USD2,4 triliun di neracanya pada kuartal ketiga tahun lalu, menurut laporan keuangan terbarunya dari Oktober 2024.
Bank investasi tersebut sebelumnya mendapati dirinya berada di pusat 10 insiden "hampir terjadi" pada tahun 2024 di mana ia secara keliru menyetujui transaksi senilai USD1 miliar atau lebih.
Lihat Juga :