Gunakan Gaya Mafia, Jerman Intimidasi dan Lecehkan Pakar PBB untuk Palestina
Sabtu, 01 Maret 2025 - 12:49 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun berperan sebagai pakar PBB, Albanese mendapati dirinya berada di bawah tekanan luar biasa, termasuk intervensi oleh para politisi Jerman dan duta besar Israel, yang bertujuan menghalanginya berbicara di universitas.
Albanese membandingkan situasinya dengan Pelapor Khusus PBB Richard Bennett, yang telah melakukan perjalanan ke Afghanistan yang dikuasai Taliban tiga kali tanpa menghadapi ancaman seperti itu.
“Alasan mengapa (penangkapan) tidak terjadi adalah karena Perserikatan Bangsa-Bangsa menjelaskan dengan jelas bahwa saya memiliki hak istimewa dan kekebalan dalam menjalankan fungsi saya, dan Jerman akan membuat preseden negatif seperti itu,” jelas dia.
Albanese menggambarkan bagaimana otoritas Jerman menggunakan taktik koersif untuk menghalangi acaranya, kampanye tekanan yang dia samakan dengan “taktik gaya mafia.”
“Ini bukan sekadar penyensoran. Ini intimidasi. Ini pelecehan. Ini taktik ala mafia,” tegas dia.
“Demokrasi macam apa ini ketika polisi mengintimidasi tempat dan penyelenggara hanya karena seseorang berani berbicara tentang Palestina?” tanya dia.
Albanese membandingkan situasinya dengan Pelapor Khusus PBB Richard Bennett, yang telah melakukan perjalanan ke Afghanistan yang dikuasai Taliban tiga kali tanpa menghadapi ancaman seperti itu.
“Alasan mengapa (penangkapan) tidak terjadi adalah karena Perserikatan Bangsa-Bangsa menjelaskan dengan jelas bahwa saya memiliki hak istimewa dan kekebalan dalam menjalankan fungsi saya, dan Jerman akan membuat preseden negatif seperti itu,” jelas dia.
Taktik Gaya Mafia
Albanese menggambarkan bagaimana otoritas Jerman menggunakan taktik koersif untuk menghalangi acaranya, kampanye tekanan yang dia samakan dengan “taktik gaya mafia.”
“Ini bukan sekadar penyensoran. Ini intimidasi. Ini pelecehan. Ini taktik ala mafia,” tegas dia.
“Demokrasi macam apa ini ketika polisi mengintimidasi tempat dan penyelenggara hanya karena seseorang berani berbicara tentang Palestina?” tanya dia.
Lihat Juga :