Indonesia Berambisi Memiliki Kapal Induk, Pakar Pertahanan Sebut Tak Masuk Akal

Selasa, 25 Februari 2025 - 08:33 WIB
loading...
A A A
Mungkin bukan kepentingan nasional Indonesia untuk memperluas kekuatan militer. “Kecuali jika Prabowo secara mendasar mengubah kebijakan luar negeri negara tersebut ke arah sikap yang lebih agresif, yang berpotensi menimbulkan konfrontasi langsung dengan kekuatan-kekuatan besar dunia", katanya.

"Itu adalah risiko yang tidak dapat kita tanggung mengingat keadaan angkatan bersenjata kita saat ini,” ujarnya.

Alih-alih berfokus pada kapal induk, analis mengatakan Jakarta harus memprioritaskan investasi pada kapal perang permukaan yang lebih murah seperti fregat dan korvet, kapal selam, dan rudal antikapal seperti sistem BrahMos yang dijual oleh India.

"Memperoleh jumlah yang cukup dan mempertahankan kemampuan operasionalnya akan lebih menghalau China dan aktor-aktor yang bermusuhan daripada kapal induk," kata Rahman.

Kapal Induk Bekas Jadi Solusi?


Indonesia juga menjajaki opsi membeli memiliki kapal induk bekas.

Angkatan Laut, yang dalam beberapa tahun terakhir telah memesan fregat multiguna Eropa dan kapal selam bertenaga baterai Prancis, dilaporkan mengincar kapal induk Giuseppe Garibaldi yang baru saja dipensiunkan dari Italia—serta menyatakan minatnya pada kapal serbu amfibi kelas Mistral Prancis, dan kapal induk yang lebih kecil yang dirancang untuk mengangkut helikopter atau lebih sedikit pesawat.

"Ada kemungkinan bahwa Angkatan Laut sedang menjajaki pembelian kapal induk bekas untuk pengiriman yang lebih cepat," kata Sayudha. Meskipun untuk tujuan non-tempur, dia mengatakan Indonesia dapat beralih ke platform dalam negeri, seperti kapal dok pendaratan kelas Makassar.

Kapal-kapal kelas Makassar telah terbukti efektif, kata Sayudha, mengutip peran mereka dalam misi kemanusiaan baru-baru ini di tengah konflik Gaza, di mana mereka bertugas sebagai rumah sakit terapung di pelabuhan Mesir.

"Dengan momentum saat ini yang bergeser ke arah Angkatan Laut setelah puluhan tahun memprioritaskan Angkatan Darat, mereka [para kepala Angkatan Laut Indonesia] sekarang mungkin melihat ini sebagai kesempatan untuk memperjuangkan ambisi lama mereka sekali lagi," katanya.

Namun untuk saat ini, impian kapal induk Indonesia tetap hanya itu—sebuah impian, terbebani oleh kendala keuangan dan skeptisisme strategis.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Pigai Desak Kematian...
Pigai Desak Kematian 5 Peserta SPPI Diusut Tuntas: Ini Peristiwa yang Serius
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Berita Terkini
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved