Donald Trump Minta Ukraina Kembalikan Uang Bantuan AS
Minggu, 23 Februari 2025 - 11:35 WIB
loading...
A
A
A
Dalam panggilan telepon dengan Zelensky kemarin, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menjanjikan "dukungan kuat Inggris untuk Ukraina."
Zelensky, sebagai tanggapan, memuji Inggris karena menunjukkan kepemimpinan dalam perang melawan Rusia.
Starmer juga mengatakan bahwa Inggris dan Amerika Serikat memiliki kepentingan untuk mendukung Ukraina, yang membutuhkan kursi di meja perundingan. “Dan jaminan keamanan yang kuat agar perdamaian dapat bertahan lama," tulisnya dalam kolom untuk The Sun.
Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy mengumumkan bahwa Inggris akan mengumumkan paket sanksi yang signifikan terhadap Rusia pada hari Senin.
Di London, ribuan orang berunjuk rasa mendukung Ukraina kemarin, dan jajak pendapat di Inggris menunjukkan dukungan yang kuat untuk Kyiv.
Menteri Pertahanan Prancis Sebastien Lecornu kemarin mengatakan bahwa Paris tengah mempertimbangkan untuk menambah jumlah fregat dan jet tempur Rafale, serta meningkatkan produksi pesawat nirawak.
Langkah-langkah tersebut diambil untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Prancis karena adanya ancaman terkait konflik Ukraina, katanya seperti dikutip dari surat kabar Le Parisien.
Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan berada di Washington untuk berunding dengan Trump pada hari Senin.
Gedung Putih kemarin mengatakan bahwa Trump telah bertemu dengan Presiden Polandia yang konservatif Andrzej Duda di belakang panggung di CPAC, dan memuji Duda atas komitmen Polandia untuk meningkatkan anggaran pertahanan mereka.
Duda, pengagum vokal Trump, mengatakan bahwa dia telah memberi tahu Zelensky melalui panggilan telepon pada hari Jumat untuk bekerja sama dengan presiden AS.
Zelensky, sebagai tanggapan, memuji Inggris karena menunjukkan kepemimpinan dalam perang melawan Rusia.
Starmer juga mengatakan bahwa Inggris dan Amerika Serikat memiliki kepentingan untuk mendukung Ukraina, yang membutuhkan kursi di meja perundingan. “Dan jaminan keamanan yang kuat agar perdamaian dapat bertahan lama," tulisnya dalam kolom untuk The Sun.
Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy mengumumkan bahwa Inggris akan mengumumkan paket sanksi yang signifikan terhadap Rusia pada hari Senin.
Di London, ribuan orang berunjuk rasa mendukung Ukraina kemarin, dan jajak pendapat di Inggris menunjukkan dukungan yang kuat untuk Kyiv.
Menteri Pertahanan Prancis Sebastien Lecornu kemarin mengatakan bahwa Paris tengah mempertimbangkan untuk menambah jumlah fregat dan jet tempur Rafale, serta meningkatkan produksi pesawat nirawak.
Langkah-langkah tersebut diambil untuk meningkatkan kemampuan pertahanan Prancis karena adanya ancaman terkait konflik Ukraina, katanya seperti dikutip dari surat kabar Le Parisien.
Presiden Prancis Emmanuel Macron dijadwalkan berada di Washington untuk berunding dengan Trump pada hari Senin.
Gedung Putih kemarin mengatakan bahwa Trump telah bertemu dengan Presiden Polandia yang konservatif Andrzej Duda di belakang panggung di CPAC, dan memuji Duda atas komitmen Polandia untuk meningkatkan anggaran pertahanan mereka.
Duda, pengagum vokal Trump, mengatakan bahwa dia telah memberi tahu Zelensky melalui panggilan telepon pada hari Jumat untuk bekerja sama dengan presiden AS.
(mas)
Lihat Juga :