Pentagon Terguncang! Trump Pecat Jenderal Tertinggi AS

Sabtu, 22 Februari 2025 - 14:25 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2022, saat menjabat sebagai kepala staf angkatan udara, Jenderal Brown turut menandatangani memo yang menetapkan tujuan keberagaman untuk meningkatkan proporsi pelamar perwira minoritas sekaligus menurunkan jumlah kandidat kulit putih, menurut Air Force Times.

Colin Powell adalah ketua kulit hitam pertama dari kepala staf gabungan, yang menjabat dari tahun 1989-93.

Salah satu tindakan pertama Trump setelah dilantik bulan lalu adalah memecat komandan wanita pertama Penjaga Pantai, dengan alasan "fokus berlebihan" pada keberagaman.

Pada bulan November, sebelum ia dikukuhkan, Hegseth mengatakan dalam sebuah podcast bahwa ada banyak masalah di militer, termasuk inisiatif keberagaman, yang seharusnya "diperbaiki" oleh pemerintahan Trump.

"Pertama-tama, Anda harus memecat ketua kepala staf gabungan," kata Hegseth dalam menjelaskan langkah-langkah yang menurutnya harus diambil Trump.

Pentagon juga mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka akan memangkas anggaran dan memberhentikan 5.400 karyawan masa percobaan minggu depan.

Sementara itu, pengadilan federal di Maryland untuk sementara memblokir Trump dari penerapan larangan program keberagaman, kesetaraan, dan inklusi.

Hakim Distrik Adam Abelson memutuskan bahwa arahan Trump dapat melanggar hak kebebasan berbicara dalam konstitusi AS.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
Rusia Klaim Kuasai Benteng...
Rusia Klaim Kuasai Benteng Pertahanan Terkuat Ukraina di Konstantinovka, Tewaskan 13.500 Tentara
Balas Dendam! Iran Gempur...
Balas Dendam! Iran Gempur Pangkalan Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Sirine Meraung-raung
Rekomendasi
Sabrina Chairunnisa...
Sabrina Chairunnisa Putuskan Mundur dari S3 Ilmu Komunikasi UI, Berapa Biaya Kuliahnya?
Perkuat Basis Elektoral...
Perkuat Basis Elektoral melalui Ketokohan dan Pelayanan Masyarakat di Sulsel, Perindo Siapkan Kader Pemimpin Masa Depan
Ucapan ‘Yang Mulia...
Ucapan ‘Yang Mulia Takut Ya’ Berbuntut Panjang, 2 Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi
Berita Terkini
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved