Ukraina Sudah Kehabisan Rudal Patriot AS untuk Melawan Rusia
Kamis, 20 Februari 2025 - 06:56 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, para perwira Ukraina telah menghubunginya untuk memperingatkan bahwa persediaan rudal pertahanan udara mereka telah habis.
“Pukul tiga, empat, lima pagi, komandan utama menelepon saya dan berkata, kami tidak memiliki rudal untuk Patriot. Dan mengatakan bahwa ada delapan rudal di langit. Namun, kami tidak memiliki rudal,” katanya, yang dilansir Russia Today.
Zelensky kemudian meminta 20 baterai sistem pertahanan udara Patriot lagi, dengan menyebutkan bahwa anggota angkatan bersenjata AS tidak akan diminta untuk mengoperasikannya, karena Washington telah menunjukkan keengganan untuk mengerahkan pasukan ke Ukraina.
Ketika ditanya tentang penolakannya untuk menandatangani kesepakatan yang akan memberikan Washington akses ke sumber daya mineral Ukraina, Zelensky menjawab bahwa dokumen yang disajikan oleh perwakilan AS tidak menyebutkan tentang jaminan keamanan untuk Ukraina.
"Dokumen itu jelas hanya dalam satu hal. Kami harus memberikan 50%,” kata Zelensky.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Brian Hughes mengatakan kepada AP bahwa pemimpin Ukraina bersikap picik dalam menolak kesempatan yang ditawarkan pemerintahan Trump.
“Pukul tiga, empat, lima pagi, komandan utama menelepon saya dan berkata, kami tidak memiliki rudal untuk Patriot. Dan mengatakan bahwa ada delapan rudal di langit. Namun, kami tidak memiliki rudal,” katanya, yang dilansir Russia Today.
Zelensky kemudian meminta 20 baterai sistem pertahanan udara Patriot lagi, dengan menyebutkan bahwa anggota angkatan bersenjata AS tidak akan diminta untuk mengoperasikannya, karena Washington telah menunjukkan keengganan untuk mengerahkan pasukan ke Ukraina.
Ketika ditanya tentang penolakannya untuk menandatangani kesepakatan yang akan memberikan Washington akses ke sumber daya mineral Ukraina, Zelensky menjawab bahwa dokumen yang disajikan oleh perwakilan AS tidak menyebutkan tentang jaminan keamanan untuk Ukraina.
"Dokumen itu jelas hanya dalam satu hal. Kami harus memberikan 50%,” kata Zelensky.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih Brian Hughes mengatakan kepada AP bahwa pemimpin Ukraina bersikap picik dalam menolak kesempatan yang ditawarkan pemerintahan Trump.
Lihat Juga :