3 Alasan Arab Saudi Jadi Lokasi Perundingan Damai Ukraina dan Rusia, Salah Satunya Pengaruh Mohammed Bin Salman Makin Kuat

Selasa, 18 Februari 2025 - 03:55 WIB
loading...
3 Alasan Arab Saudi...
Pengaruh Mohammed Bin Salman makin kuat dalam percaturan global. Foto/X/@HRHMBNSALMAAN
A A A
RIYADH - Pilihan pemerintahan Donald Trump atas Arab Saudi sebagai lokasi pembicaraan utama tentang Ukraina menggarisbawahi seberapa jauh Kerajaan telah melangkah maju secara diplomatis dari negara paria yang menjadi negara itu setelah pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi pada tahun 2018.

3 Alasan Arab Saudi Jadi Lokasi Perundingan Damai Ukraina dan Rusia, Salah Satunya Pengaruh Mohammed Bin Salman Makin Kuat

1. Pengaruh Mohammed bin Salman Makin Kuat

Melansir BBC, bayangan yang menyelimuti negara itu dan pemimpin de facto-nya, Putra Mahkota Mohammed bin Salman khususnya, tampaknya telah terangkat, meskipun masih ada kekhawatiran yang kadang-kadang muncul di forum internasional mengenai catatan hak asasi manusia Arab Saudi.

Di berbagai bidang - khususnya hiburan dan olahraga - negara ini telah menghabiskan banyak uang untuk mewujudkan ambisinya menjadi pemain utama di panggung dunia.

Secara diplomatis, kepemimpinan Saudi juga telah meningkatkan perannya. Selama masa pemerintahan Biden, Kerajaan tersebut semakin menjauh dari ketergantungan pada AS sebagai sekutu internasional utamanya.

2. Mendukung Penuh Kepemimpinan Donald Trump

Saudi menegaskan bahwa mereka akan mengikuti apa yang mereka anggap sebagai kepentingan mereka terlebih dahulu - menjalin hubungan yang lebih erat dengan negara-negara yang dipandang sebagai pesaing utama AS, seperti Rusia dan China.

Kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih tentu disambut baik oleh Saudi.

Kunjungan luar negeri pertamanya dalam masa jabatan pertamanya adalah ke Arab Saudi - dan sifat transaksional kebijakan luar negerinya lebih kondusif bagi kepemimpinan Saudi saat ini.

3. Trump Ingin Mendorong Normalisasi Hubungan Saudi dan Israel

Salah satu kemungkinan pencapaian yang paling ingin dicatat oleh Trump dalam catatannya adalah kesepakatan damai antara Saudi dan Israel - yang akan menjadi puncak dari Perjanjian Abraham yang diprakarsainya dalam masa jabatan pertamanya.

Namun, perang di Gaza kemudian menjadi penghalang dan mungkin akan menaikkan harga yang akan diminta Arab Saudi untuk perjanjian damai.

Saudi dengan cepat mengumumkan penolakan definitif mereka terhadap rencana Trump untuk Gaza - untuk memindahkan semua warga Palestina dan membangunnya kembali sebagai tempat peristirahatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
Cita-cita Prabowo 14...
Cita-cita Prabowo 14 Tahun Lalu: Ingin Rakyat Indonesia Punya Taraf Hidup Tak Kalah dari Singapura
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
Prancis vs Inggris:...
Prancis vs Inggris: Laga Penutup Didier Deschamps
Berita Terkini
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Hancurkan Depot...
Iran Hancurkan Depot Drone AS dan Pusat Kecerdasan Buatan di Bahrain
Iran Ungkap Rudalnya...
Iran Ungkap Rudalnya Berhasil Hantam Jet Tempur AS di Yordania
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Infografis
3 Wilayah Ingin Dirampas...
3 Wilayah Ingin Dirampas Trump, Salah Satunya Bikin Marah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved