alexametrics

Trump Tolak Ide Pembatasan Penjualan Suku Cadang Jet AS ke China

loading...
Trump Tolak Ide Pembatasan Penjualan Suku Cadang Jet AS ke China
Wakil PM China Liu He dan Presiden AS Donald Trump menandatangani fase pertama kesepakatan dagang AS-China di Gedung Putih, Washington, 15 Januari 2020. Foto/REUTERS/Kevin Lamarque
A+ A-
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak usulan yang dapat membatasi kemampuan perusahaan-perusahaan AS untuk memasok mesin jet dan komponen lain untuk industri penerbangan China.

Trump menyatakan dia telah memerintahkan untuk mencegah langkah pembatasan itu. Intervensi Trump itu menunjukkan keinginannya memprioritaskan keuntungan ekonomi di atas potensi jebakan kompetisi dan masalah keamanan nasional.

Sikap ini berbeda dengan perlakuan pemerintahannya pada industri telekomunikasi China di mana perusahaan AS dicegah melakukan perdagangan dengan Huawei Technologies atas alasan keamanan nasional. Huawei merupakan perusahaan pembuat peralatan telekomunikasi terbesar di dunia.



Namun dalam serangkaian tweetnya, Trump menaytakan keamanan nasional tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk mempersulit negara-negara asing membeli produk-produk AS.

"AS tidak bisa dan tidak akan, menjadi tempat sulit untuk kesepakatan bagi negara-negara asing membeli produk kita, termasuk selalu menggunakan alasan Keamanan Nasional, bahwa perusahaan kita akan dipaksa meningggalkan untuk tetap kompetitif," tulis Trump di Twitter.

"Sebagai contoh, saya ingin China membeli mesin-mesin jet kita, yang terbaik di dunia," papar Trump.

Trump tidak mengidentifikasi pembatasan yang ada. Gedung Putih menolak berkomentar.

AS dan China sebagai dua kekuatan ekonomi terbesar di dunia memiliki hubungan yang rumit dan kompetitif. Trump telah menandatangani kesepakatan dagang tahap pertama dengan China awal tahun ini setelah perang dagang panjang antara kedua pihak.

Banyak dari tarif yang diterapkan AS dan China masih berlaku hingga sekarang.
(sfn)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak