Mahathir Mohamad: AS dan Eropa Bantu Israel Lakukan Genosida Gaza, Ini Biadab
Minggu, 16 Februari 2025 - 06:49 WIB
loading...
A
A
A
“Pembunuhan massal yang dilakukan oleh Israel didukung secara finansial dan dengan senjata oleh para pendukung besar hak asasi manusia, kesucian hidup manusia, kebencian terhadap kekejaman,” paparnya.
"Kami melihat puluhan ribu orang terbunuh, mati kelaparan, tidak mendapat pasokan air dan obat-obatan. Kami melihat rumah sakit, sekolah, dan kamp pengungsi dibom dan dihujani roket," imbuh politisi veteran tersebut. "Ya. Peradaban telah gagal."
Perang brutal Israel di Gaza dimulai sejak 7 Oktober 2023 setelah serangan kelompok milisi Palestina yang dipimpin Hamas ke Israel selatan.
Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin dan Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi tuduhan genosida yang diajukan Afrika Selatan di Mahkamah Internasional (ICJ).
"Kami melihat puluhan ribu orang terbunuh, mati kelaparan, tidak mendapat pasokan air dan obat-obatan. Kami melihat rumah sakit, sekolah, dan kamp pengungsi dibom dan dihujani roket," imbuh politisi veteran tersebut. "Ya. Peradaban telah gagal."
Perang brutal Israel di Gaza dimulai sejak 7 Oktober 2023 setelah serangan kelompok milisi Palestina yang dipimpin Hamas ke Israel selatan.
Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin dan Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi tuduhan genosida yang diajukan Afrika Selatan di Mahkamah Internasional (ICJ).
(mas)
Lihat Juga :