Tahanan Palestina yang Dibebaskan Memakai Kemeja Bertuliskan: Kami Tidak Melupakan dan Kami Tidak Memaafkan
Sabtu, 15 Februari 2025 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Kesehatan mereka jelas memburuk karena perlakuan buruk selama berbulan-bulan.
Sementara itu, Sultan Barakat, seorang profesor dalam studi konflik dan kemanusiaan di Universitas Hamad Bin Khalifa milik Qatar Foundation, mengatakan negosiasi tentang tahap kedua perjanjian gencatan senjata Gaza antara Israel dan Hamas kemungkinan akan dimulai besok.
“Negosiasi tentang tahap kedua perjanjian gencatan senjata seharusnya dimulai sekitar hari ke-16 tahap pertama dan berakhir pada hari ke-30,” katanya. Gencatan senjata dimulai pada tanggal 19 Januari tahun ini, jadi 23 hari telah berlalu sejak dimulainya tahap pertama.
“Sekarang hal itu tidak mungkin terjadi karena kunjungan Netanyahu ke Washington dan proposal yang sangat delusi yang dibuat oleh Trump serta penundaan yang terkait dengannya.”
Barakat menyimpulkan bahwa setelah pertukaran tawanan-tahanan selesai hari ini, pembicaraan kemungkinan akan menyusul besok.
Sementara itu, Sultan Barakat, seorang profesor dalam studi konflik dan kemanusiaan di Universitas Hamad Bin Khalifa milik Qatar Foundation, mengatakan negosiasi tentang tahap kedua perjanjian gencatan senjata Gaza antara Israel dan Hamas kemungkinan akan dimulai besok.
“Negosiasi tentang tahap kedua perjanjian gencatan senjata seharusnya dimulai sekitar hari ke-16 tahap pertama dan berakhir pada hari ke-30,” katanya. Gencatan senjata dimulai pada tanggal 19 Januari tahun ini, jadi 23 hari telah berlalu sejak dimulainya tahap pertama.
“Sekarang hal itu tidak mungkin terjadi karena kunjungan Netanyahu ke Washington dan proposal yang sangat delusi yang dibuat oleh Trump serta penundaan yang terkait dengannya.”
Barakat menyimpulkan bahwa setelah pertukaran tawanan-tahanan selesai hari ini, pembicaraan kemungkinan akan menyusul besok.
(ahm)
Lihat Juga :