Hamas Proyeksikan Diri sebagai Pejuang yang Memegang Kendali dan Kekuatan di Gaza
Sabtu, 15 Februari 2025 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Di latar belakang, dapat melihat gambar para pemimpin militer Hamas yang terbunuh, lengkap dengan kalimat dalam bahasa Inggris, Arab, dan Ibrani yang berbunyi, "O Yerusalem, jadilah saksi: Kami adalah prajuritmu".
Bendera negara-negara Arab lainnya juga tergambar. Slogan lain dalam gambar tersebut berbunyi, "Kami menyeberang dengan cepat". Ada berbagai foto pangkalan militer Israel yang diserbu oleh pejuang Palestina selama serangan 7 Oktober.
Ada juga foto Yahya Sinwar yang duduk di sofa tunggal di dalam rumah yang hancur tempat ia terbunuh, menghadap jendela yang memperlihatkan Yerusalem di sisi lain. Faksi-faksi di sini mengisyaratkan bahwa mata mereka tertuju pada ibu kota Palestina yang abadi.
Sementara itu, sumber di Brigade Qassam, sayap bersenjata Hamas, juga mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kelompok itu memberikan Sagui Dekel-Chen, salah satu tawanan, sebuah koin emas sebagai hadiah untuk putrinya, yang lahir empat bulan setelah ia ditangkap.
Yair Horn, Sagui Dekel-Chen dan Alexander Trufanov diperkirakan akan dibebaskan di Khan Younis.
Sementara itu, Uri Dromi, direktur jenderal pendiri Jerusalem Press Club dan pensiunan kolonel di Angkatan Udara Israel, mengatakan ia berharap untuk melihat pembebasan tawanan Israel dan tahanan Palestina sehingga Gaza dapat lebih maju ke masa depan yang lebih baik.
Bendera negara-negara Arab lainnya juga tergambar. Slogan lain dalam gambar tersebut berbunyi, "Kami menyeberang dengan cepat". Ada berbagai foto pangkalan militer Israel yang diserbu oleh pejuang Palestina selama serangan 7 Oktober.
Ada juga foto Yahya Sinwar yang duduk di sofa tunggal di dalam rumah yang hancur tempat ia terbunuh, menghadap jendela yang memperlihatkan Yerusalem di sisi lain. Faksi-faksi di sini mengisyaratkan bahwa mata mereka tertuju pada ibu kota Palestina yang abadi.
Sementara itu, sumber di Brigade Qassam, sayap bersenjata Hamas, juga mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kelompok itu memberikan Sagui Dekel-Chen, salah satu tawanan, sebuah koin emas sebagai hadiah untuk putrinya, yang lahir empat bulan setelah ia ditangkap.
Yair Horn, Sagui Dekel-Chen dan Alexander Trufanov diperkirakan akan dibebaskan di Khan Younis.
Sementara itu, Uri Dromi, direktur jenderal pendiri Jerusalem Press Club dan pensiunan kolonel di Angkatan Udara Israel, mengatakan ia berharap untuk melihat pembebasan tawanan Israel dan tahanan Palestina sehingga Gaza dapat lebih maju ke masa depan yang lebih baik.
Lihat Juga :