Rusia Ungkap KTT Putin-Trump Segera Berlangsung, Persiapan Dilakukan 2 Negara

Kamis, 13 Februari 2025 - 21:45 WIB
loading...
Rusia Ungkap KTT Putin-Trump...
Presiden AS Donald Trump bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada periode pertama pemerintahannya. Foto/tasnim
A A A
MOSKOW - Sulit untuk melebih-lebihkan pentingnya panggilan telepon baru-baru ini antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Dia juga mencatat para presiden telah menginstruksikan tim mereka meletakkan dasar bagi konferensi tingkat tinggi (KTT) tersebut.

Panggilan telepon pada hari Rabu (12/2/2025) menandai percakapan pertama yang diketahui antara para pemimpin AS dan Rusia sejak eskalasi konflik Ukraina pada bulan Februari 2022.

Trump sejak itu mengisyaratkan dia "baik-baik saja" dengan menjauhkan Ukraina dari NATO dan mengisyaratkan "tidak mungkin" Kiev dapat memperoleh kembali semua wilayah yang telah hilang dari Rusia selama dekade terakhir.

Trump juga mencatat para presiden telah bertukar undangan untuk mengunjungi negara masing-masing.

Berbicara kepada wartawan pada hari Rabu, Peskov menggambarkan panggilan telepon tersebut sebagai "percakapan yang sangat penting."

"Dengan latar belakang apa yang telah terjadi selama beberapa tahun, tidak ada kontak di tingkat tertinggi antara Moskow dan Washington," ujar dia. Dia mencatat situasi ini tidak berkontribusi untuk menyelesaikan krisis Ukraina.

“Tidak seperti pemerintahan mantan Presiden AS Joe Biden, yang meyakini, segala sesuatu harus dilakukan untuk memastikan bahwa perang terus berlanjut, tim Trump tampaknya, berpandangan segala sesuatu harus dilakukan untuk menghentikan perang dan agar perdamaian terwujud," ungkap Peskov.

"Kami jauh lebih terkesan dengan posisi pemerintahan saat ini, dan kami terbuka untuk berdialog," tegas juru bicara itu.

Peskov menambahkan para pemimpin akan tetap berhubungan mengenai pertemuan puncak.

"Mereka akan fokus pada pertemuan terpisah; mereka juga sepakat instruksi akan segera diberikan kepada asisten terkait sehingga mereka akan memulai pekerjaan yang relevan," papar dia.

Pada saat yang sama, Peskov menolak mengungkapkan pihak mana yang telah memulai keterlibatan tersebut, sambil mengklarifikasi belum ada kesepakatan mengenai apakah Trump akan datang ke Moskow untuk menghadiri parade Kemenangan untuk merayakan kemenangan Soviet atas Nazi Jerman pada tanggal 9 Mei.

"Bertukar undangan bersama adalah satu hal, tetapi fokus pada pertemuan bilateral terpisah adalah proses yang berbeda," ujar juru bicara itu.

Mengenai potensi pertukaran wilayah dengan Ukraina, Peskov memperingatkan agar tidak "terlalu terburu-buru."
“Ada kemauan politik… untuk melakukan dialog guna mencapai penyelesaian… Kita perlu menunggu… setidaknya hasil pertama dari kerja sama ini,” ungkap dia.

Pada saat yang sama, Peskov tidak akan mengonfirmasi atau membantah pernyataan Trump bahwa Arab Saudi akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak antara kedua pemimpin tersebut.

Dia juga tidak memberikan jadwal untuk pertemuan potensial Trump-Putin, atau kapan kelompok kerja Rusia dan Amerika dapat melakukan negosiasi.

“Jelas ada kebutuhan untuk mengadakan pertemuan (Trump-Putin) seperti itu secepatnya. Para kepala negara memiliki banyak hal untuk dibicarakan... Tidak mungkin juga untuk berspekulasi tentang tenggat waktu apa pun saat ini, karena pekerjaan baru akan dimulai beberapa hari ini,” ungkap dia.

Baca juga: Trump Ungkap Zelensky Siap untuk Perdamaian
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Viral! Sekuriti Apartemen...
Viral! Sekuriti Apartemen Temukan Emas Ratusan Juta di Tempat Sampah, Kembalikan ke Pemilik
Rekomendasi
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Segera Habisi Militer Ukraina!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved