5 Alasan Trump Jatuhkan Sanksi kepada ICC, Salah Satunya AS Tunduk dan Patuh pada Israel

Minggu, 09 Februari 2025 - 03:30 WIB
loading...
A A A
“Dengan menargetkan satu-satunya lembaga hukum internasional yang memiliki kapasitas penegakan hukum yang berkaitan dengan rezim hukum internasional pasca-Perang Dunia II, perintah eksekutif tersebut pada dasarnya melemahkan hukum humaniter internasional, termasuk empat Konvensi Jenewa tahun 1949, Konvensi Genosida tahun 1951, dan serangkaian konvensi internasional yang berkaitan dengan hukum perang dan hak asasi manusia.

“Ini merupakan serangan terhadap supremasi hukum.”

Mekelberg mengatakan langkah Trump mengirimkan “pesan yang mengerikan kepada badan-badan internasional lainnya bahwa jika mereka tidak mematuhi AS, mereka mungkin akan menderita”.

Namun, Takahashi mengatakan dampak langsung sanksi AS terhadap ICC kemungkinan besar akan "terbatas".

Pengadilan tersebut "tidak berada di Amerika Serikat. Pengadilan tersebut berada di Den Haag, Belanda", kata Takahashi kepada Al Jazeera, seraya menambahkan bahwa hanya staf ICC dengan aset AS yang berisiko.

5. Memicu Ketegangan dengan Banyak Negara

Melansir Al Jazeera, perintah eksekutif Trump telah memicu ekspresi kekhawatiran dari seluruh dunia. Presiden Dewan Eropa Antonio Costa mengatakan sanksi tersebut "melemahkan sistem peradilan pidana internasional secara keseluruhan".

Belanda mengatakan "menyesalkan" perintah tersebut, dengan menyatakan bahwa pekerjaan pengadilan tersebut "penting dalam perang melawan impunitas". Amnesty International menyebut tindakan tersebut "ceroboh".

Sementara itu, Perdana Menteri Israel memuji tindakan Trump. Di X, Netanyahu memposting: "Terima kasih, Presiden Trump, atas perintah eksekutif ICC Anda yang berani. Perintah tersebut akan membela Amerika dan Israel dari pengadilan yang anti-Amerika dan antisemit yang korup."

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar mengatakan dia “sangat” memuji keputusan eksekutif Trump.

“ICC secara agresif mengejar para pemimpin terpilih Israel, satu-satunya negara demokrasi di Timur Tengah,” tulis Saar di X. “ICC tidak memiliki yurisdiksi – Israel dan AS bukanlah pihak dalam Statuta Roma dan bukan anggota ICC. Mereka adalah negara demokrasi yang berkembang dengan militer yang secara ketat mematuhi hukum internasional.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Perceraian Abad Ini,...
Perceraian Abad Ini, Taipan Korsel Bayar Harta Gana-Gini Rp11,5 Triliun ke Mantan Istri
Rekomendasi
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
Almarhum Juru Bicara...
Almarhum Juru Bicara IKN Troy Harold Yohanes Pantouw Dibawa ke Jakarta Besok
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps.23: Pengorbanan Elio Demi Menyelamatkan Arumi Harus Dibayar Mahal
Berita Terkini
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved