AS Buat Garis Merah, Hizbullah Tidak Boleh Gabung Pemerintahan Lebanon
Sabtu, 08 Februari 2025 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Pertempuran berakhir pada akhir November dengan gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat dan Prancis yang menetapkan batas waktu 60 hari bagi Israel untuk mundur dari Lebanon selatan, Hizbullah untuk menarik para pejuang dan senjatanya, dan pasukan Lebanon dikerahkan ke wilayah tersebut.
Batas waktu tersebut diperpanjang hingga 18 Februari. Ortagus merujuk pada tanggal baru tersebut pada hari Jumat tetapi tidak secara eksplisit mengatakan tentara Israel (IDF) akan mundur dari wilayah Lebanon.
“Tanggal 18 Februari akan menjadi tanggal penempatan kembali, saat pasukan IDF akan menyelesaikan penempatan kembali mereka, dan tentu saja, pasukan (Lebanon) akan menyusul mereka, jadi kami sangat berkomitmen pada tanggal pasti itu,” papar dia.
Ortagus diperkirakan akan bertemu dengan Perdana Menteri terpilih Lebanon, Nawaf Salam, Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri yang juga memimpin Amal dan melakukan perjalanan ke Lebanon selatan bersama tentara Lebanon.
Baca juga: Hamas Murka Israel Langgar Gencatan Senjata Jelang Pertukaran Sandera Berikutnya
Batas waktu tersebut diperpanjang hingga 18 Februari. Ortagus merujuk pada tanggal baru tersebut pada hari Jumat tetapi tidak secara eksplisit mengatakan tentara Israel (IDF) akan mundur dari wilayah Lebanon.
“Tanggal 18 Februari akan menjadi tanggal penempatan kembali, saat pasukan IDF akan menyelesaikan penempatan kembali mereka, dan tentu saja, pasukan (Lebanon) akan menyusul mereka, jadi kami sangat berkomitmen pada tanggal pasti itu,” papar dia.
Ortagus diperkirakan akan bertemu dengan Perdana Menteri terpilih Lebanon, Nawaf Salam, Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri yang juga memimpin Amal dan melakukan perjalanan ke Lebanon selatan bersama tentara Lebanon.
Baca juga: Hamas Murka Israel Langgar Gencatan Senjata Jelang Pertukaran Sandera Berikutnya
(sya)
Lihat Juga :