AS Buat Garis Merah, Hizbullah Tidak Boleh Gabung Pemerintahan Lebanon

Sabtu, 08 Februari 2025 - 14:01 WIB
loading...
AS Buat Garis Merah,...
https:/international.sindonews.com/read/1526945/43/hamas-murka-israel-langgar-gencatan-senjata-jelang-pertukaran-sandera-berikutnya-1738972976
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menetapkan "garis merah" bahwa kelompok Syiah, Hizbullah, tidak boleh menjadi anggota pemerintahan Lebanon berikutnya, menurut Wakil Utusan Timur Tengah AS, Morgan Ortagus, di Lebanon pada hari Jumat (7/2/2025).

Ortagus adalah pejabat senior AS pertama yang mengunjungi Lebanon sejak Presiden AS Donald Trump menjabat dan sejak Joseph Aoun terpilih sebagai Presiden di Lebanon.

Kunjungannya dilakukan di tengah proses pembentukan kabinet yang terhenti di Lebanon, di mana jabatan-jabatan pemerintah dibagi berdasarkan garis sektarian.

Sekutu Hizbullah, Amal, bersikeras menyetujui semua menteri Muslim Syiah, sehingga proses tersebut menemui jalan buntu.

Berbicara kepada wartawan setelah bertemu dengan Presiden Aoun, Ortagus mengatakan dia "tidak takut" terhadap Hizbullah "karena mereka telah dikalahkan secara militer", mengacu pada perang tahun lalu antara kelompok tersebut dan Israel.

“Dan kami telah menetapkan batasan yang jelas dari Amerika Serikat bahwa mereka tidak akan dapat meneror rakyat Lebanon, dan itu termasuk dengan menjadi bagian dari pemerintah,” ujar dia.

Ortagus secara luas diharapkan menyampaikan pesan yang tegas kepada pejabat Lebanon tentang Hizbullah, yang digempur serangan udara Israel dan operasi darat selama berbulan-bulan di Lebanon selatan tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved