Trump: Korupsi USAID pada Tingkat yang Tak Dapat Dijelaskan, Ribuan Pegawai akan Dipecat
Sabtu, 08 Februari 2025 - 12:30 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump. Foto/anadolu
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump menegaskan Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) dipenuhi dengan tingkat korupsi yang hampir belum pernah terjadi sebelumnya, dan harus ditutup.
Dalam salah satu perintah eksekutif pertama setelah pelantikannya, Trump menangguhkan semua bantuan luar negeri AS, sambil menunggu peninjauan tiga bulan, di tengah dorongan yang lebih luas untuk memangkas pengeluaran pemerintah.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio kemudian menghentikan sejumlah proyek yang ditugaskan ke USAID.
USAID merupakan badan utama Washington untuk mengelola pendanaan bagi proyek-proyek politik di luar negeri.
Elon Musk, yang memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) baru yang mengevaluasi pengeluaran lembaga-lembaga federal, telah mencap USAID sebagai "organisasi kriminal."
"USAID membuat kaum kiri radikal menjadi gila, dan tidak ada yang dapat mereka lakukan tentang hal itu karena cara uang tersebut dibelanjakan, sebagian besar secara curang, sama sekali tidak dapat dijelaskan," tulis Trump di situs media sosialnya Truth Social pada hari Jumat (7/2/2025).
Dalam salah satu perintah eksekutif pertama setelah pelantikannya, Trump menangguhkan semua bantuan luar negeri AS, sambil menunggu peninjauan tiga bulan, di tengah dorongan yang lebih luas untuk memangkas pengeluaran pemerintah.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio kemudian menghentikan sejumlah proyek yang ditugaskan ke USAID.
USAID merupakan badan utama Washington untuk mengelola pendanaan bagi proyek-proyek politik di luar negeri.
Elon Musk, yang memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) baru yang mengevaluasi pengeluaran lembaga-lembaga federal, telah mencap USAID sebagai "organisasi kriminal."
"USAID membuat kaum kiri radikal menjadi gila, dan tidak ada yang dapat mereka lakukan tentang hal itu karena cara uang tersebut dibelanjakan, sebagian besar secara curang, sama sekali tidak dapat dijelaskan," tulis Trump di situs media sosialnya Truth Social pada hari Jumat (7/2/2025).
Lihat Juga :