5 Motivasi Trump Mencaplok Gaza, dari Pengembangan Bisnis Properti hingga Pembersihan Etnis Palestina

Kamis, 06 Februari 2025 - 02:20 WIB
loading...
5 Motivasi Trump Mencaplok...
Donald Trump memiliki banyak ambisi untuk mencaplok Gaza. Foto/X/@EinatWilf
A A A
GAZA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ingin mengirim pasukan untuk menguasai Gaza. Dia pun akan mengusir warga Gaza ke negara-negara Arab lainnya.

Apa yang dilakukan Trump adalah upaya untuk melegitimasi dengan apa yang sudah dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Gaza.

5 Motivasi Trump Mencaplok Gaza, dari Pengembangan Bisnis Properti hingga Pembersihan Etnis Palestina

1. Menyelesaikan Konflik Palestina dengan Pendekatan Bisnis Properti

Sebelum menjadi Presiden AS, Donald Trump meraup untung dari pengembangan properti.

Sebagai presiden, ia telah bergaul dengan sesama pengembang, termasuk Steve Witkoff, yang telah didelegasikan Trump sebagai utusannya untuk memediasi negosiasi gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Pengembang properti lain yang pernah menjabat sebagai penasihat Trump adalah menantunya, Jared Kushner, yang pada tahun 2024 menyinggung potensi nilai pengembangan Jalur Gaza.

Kushner menggambarkan pesisir Gaza sebagai "sangat berharga" dan menyarankan Israel harus "membersihkannya".

Di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, kiasan Trump terhadap real estat sedikit lebih nyata, dengan otoritas Israel menyetujui rencana pada tahun 2020 untuk membangun pemukiman ilegal baru dengan sekitar 300 rumah di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, bernama Trump Heights.

Trump sering membanggakan pembangunan kedutaan besar AS yang baru di Yerusalem, yang oleh warga Palestina dianggap sebagai ibu kota Palestina. Bagi Trump, kedutaan besar itu penting karena "indah, seluruhnya terbuat dari batu Yerusalem" dan kami "membangunnya dengan harga yang belum pernah dilihat siapa pun selama 40 tahun".

2. Mengejutkan Sistem dan Mengulang Sejarah

Rami Khouri, seorang peneliti terkemuka di Universitas Amerika di Beirut, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa meskipun Trump mungkin ingin menimbulkan kejutan dengan komentarnya tentang Gaza, komentar itu juga konsisten dengan kebijakan luar negeri AS secara historis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Tragedi Maut! 8 Biksu...
Tragedi Maut! 8 Biksu Tewas Ditabrak Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
3 Rekor Bersejarah Tercipta...
3 Rekor Bersejarah Tercipta saat Spanyol Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved